Kepala Daerah tak Jadi Ketua Tim Kampanye
Capres Joko Widodo (dua kanan) berfoto dengan Bacawapres Ma'ruf Amin (kanan), Wapres Jusuf Kalla (dua kiri), Ketua TKN Erick Thohir (kiri). Foto: MI/Bary Fathahilah.
Jakarta: Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan para kepala daerah pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin d Pilpres 2019 tidak akan jadi ketua tim kampanye daerah (TKD). Aturan melarang kepala daerah jadi ketua tim pemenangan.

"Tidak diizinkan oleh peraturan dari KPU (Komisi Pemilihan Umum) dan juga dari Menteri Dalam Negeri (Tjahjo Kumolo). Kami taat pada (aturan) itu," kata Hasto di Kantor Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu, 12 September 2018.

Hasto menyatakan para kepala daerah pendukung Jokowi akan menjadi pengarah teritorial atau jajaran penasihat di tim kampanye daerah. Kepala daerah menjadi salah satu tumpuan tim pemenangan di daerah selain calon legislatif. 


"Nanti semua (kepala daerah) akan dikumpulkan untuk pembekalan. Tapi, skala prioritas saat ini konsolidasi tim kampanye pembentukan tingkat provinsi, kabupaten/kota untuk segera diselesaikan," ucap Sekretaris Tima Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf itu. 

Baca: Ma'ruf Amin Ajak Pesantren Terlibat dalam Ekonomi Indonesia

Dia meyakini para kepala daerah pendukung Jokowi telah memiliki momitmen kuat. Mereka memiliki modal sosial dan politik guna membantu pemenangan petahana.

"Prinsipnya kepala daerah dan calon anggota legislatif merupakan kekuatan teritorial yang sangat efektif," ungkap dia. 

Sejumlah kepala daerah telah menyatakan dukungannya kepada Jokowi-Ma'ruf. Dukungan juga mengalir dari kepala daerah nonparpol pengusung. 




(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id