Kunjungan Gus Yahya ke Israel Bukan Tugas Negara

Achmad Zulfikar Fazli 12 Juni 2018 15:03 WIB
palestina israel
Kunjungan Gus Yahya ke Israel Bukan Tugas Negara
Katib Aam PBNU Yahya Cholil Staquf sebelum mengikuti pelantikan sebagai anggota Wantimpres di Istana Negara, Jakarta. Foto: Antara/Wahyu Putro A.
Bogor: Presiden Joko Widodo memastikan kunjungan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya ke Israel bukan dalam rangka tugas negara. Dia diundang menjadi pembicara di American Jewish Committee (AJC) Global Forum di Israel.

"Itu adalah urusan pribadi. Beliau menyampaikan urusan pribadi karena beliau diundang sebagai pembicara di Israel," kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa, 12 Juni 2018.

Namun, Jokowi belum tahu apa saja yang dibahas Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Yerusalem. Yang pasti, kata dia, Gus Yahya tetap menyuarakan dukungan Indonesia untuk kemerdekaan Palestina.


"Beliau belum pulang. Intinya juga untuk berikan dukungan pada Palestina," ujar Jokowi.

Baca: Di Israel, Gus Yahya Tegaskan Dukung Palestina

Kunjungan Yahya ke Jerusalem menuai kecaman dari kalangan pembela Palestina. Meski tidak mewakili sebagai anggota Wantimpres juga pengurus NU, lawatan Yahya itu disayangkan banyak pihak.

Kecaman muncul karena lawatan itu berlangsung saat Israel melibas demonstran Palestina di Jalur Gaza. Lebih dari 120 demonstran Palestina tewas dan 3.700 lainnya luka-luka.



(OGI)