Berkarya akan Memolisikan Ahmad Basarah

Whisnu Mardiansyah 29 November 2018 19:48 WIB
Berkarya akan Memolisikan Ahmad Basarah
Ketua DPP Berkarya Badarudin Andi Picunang--MI/Rommy Pujianto.
Jakarta: Partai Berkarya mempertimbangkan untuk melaporkan politikus PDI Perjuangan Ahmad Basarah ke polisi. Berkarya keberatan dengan ucapan Basarah yang menyebut mantan Presiden RI, Soeharto sebagai bapak korupsi. 

"Iya sedang proses. Kita enggak buru-buru. Dikoordinasikan dulu dengan ketum dan keluarganya," kata Ketua DPP Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang saat dihubungi wartawan, Kamis 29 November 2018.

Menurut Badar, julukan bapak korupsi tak pantas dialamatkan kepada Soeharto. Sebab, korupsi dinilai sudah ada sejak zaman kolonialisme Hindia Belanda. 

"Mohon kepada Pak Ahmad Basarah agar tidak membawa-bawa nama Pak Harto, bapak ideologis kami di Partai Berkarya dalam mencari popularitas pribadi maupun yang dikampanyekan," pungkasnya. 

Juru bicara tim kampanye nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin Ahmad Basarah tak terima dengan pernyataan calon presiden Prabowo Subianto, yang menyebut korupsi di Indonesia sudah stadium empat. Menurut dia, budaya korupsi saat ini merupakan warisan era Orde Baru. Prabowo, lanjut dia, pernah menjadi bagiannya.

"Jadi guru dari korupsi Indonesia sesuai TAP MPR Nomor 11 tahun 1998 itu mantan Presiden Soeharto, dan itu adalah mantan mertuanya Pak Prabowo," ujar Basarah.



(AZF)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id