medcom.id, Jakarta: Ketua Umum Partai Golongan Karya Aburizal Bakrie menelepon Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Golkar Priyo Budi Santoso, jelang Sidang Paripurna penetapan RUU Pilkada hari ini.
Wajah Priyo terlihat tegang dan berupaya menghindari lensa kamera Metro Tv saat berbicara dengan ketua umum yang akrab disapa Ical itu. Lebih dari lima menit pembicaraan antara keduanya berlangsung melalui telepon seluler.
Kepada wartawan, Priyo mengakui jika sang Ketua Umum telah memberikan instruksi dan langkah-langkah untuk mendisiplinkan anggota Fraksi Golkar, termasuk saat dirinya memimpin Sidang Paripurna hari ini.
"Pak ARB (Aburizal Bakrie) sejak tiga hari lalu sering berkomunikasi dengan saya, pimpinan fraksi juga berkomunikasi dengan saya, karena saya memimpin Paripurna hari ini. Pak Ical meminta saya mengambil langkah-langkah yang bijak, khususnya yang dilakukan Fraksi Golkar pada Paripurna RUU Pilkada nanti," ungkap Priyo usai berbincang dengan Ical melalui sambungan telepon, di DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (25/9/2014).
Tapi Priyo pesimistis terhadap instruksi Ical. Dia berpandangan tangan partai tidak akan mampu mendisiplinkan anggota fraksi partainya, terutama saat Sidang Paripurna.
"Namun sayangnya tangan saya atau tangan partai tidak dapat menjamin sikap anggota fraksi, terutama di ujung masa jabatan mereka sebagai anggota DPR," kata Priyo.
medcom.id, Jakarta: Ketua Umum Partai Golongan Karya Aburizal Bakrie menelepon Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Golkar Priyo Budi Santoso, jelang Sidang Paripurna penetapan RUU Pilkada hari ini.
Wajah Priyo terlihat tegang dan berupaya menghindari lensa kamera Metro Tv saat berbicara dengan ketua umum yang akrab disapa Ical itu. Lebih dari lima menit pembicaraan antara keduanya berlangsung melalui telepon seluler.
Kepada wartawan, Priyo mengakui jika sang Ketua Umum telah memberikan instruksi dan langkah-langkah untuk mendisiplinkan anggota Fraksi Golkar, termasuk saat dirinya memimpin Sidang Paripurna hari ini.
"Pak ARB (Aburizal Bakrie) sejak tiga hari lalu sering berkomunikasi dengan saya, pimpinan fraksi juga berkomunikasi dengan saya, karena saya memimpin Paripurna hari ini. Pak Ical meminta saya mengambil langkah-langkah yang bijak, khususnya yang dilakukan Fraksi Golkar pada Paripurna RUU Pilkada nanti," ungkap Priyo usai berbincang dengan Ical melalui sambungan telepon, di DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (25/9/2014).
Tapi Priyo pesimistis terhadap instruksi Ical. Dia berpandangan tangan partai tidak akan mampu mendisiplinkan anggota fraksi partainya, terutama saat Sidang Paripurna.
"Namun sayangnya tangan saya atau tangan partai tidak dapat menjamin sikap anggota fraksi, terutama di ujung masa jabatan mereka sebagai anggota DPR," kata Priyo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LAL)