Desain ibu kota baru di Kalimantan Timur. MI/M Irfan
Desain ibu kota baru di Kalimantan Timur. MI/M Irfan

Kepala BIN: Kearifan Lokal Mulai Menggeliat Sambut IKN

Nasional pemindahan ibukota bin IKN Nusantara Ibu Kota Negara (IKN)
Antara • 24 April 2022 10:00
Jakarta: Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan menyatakan kearifan lokal masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) mulai menggeliat menyambut pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Dia menuturkan kebudayaan dan kearifan lokal tidak akan tergerus, tetapi direvitalisasi menjadi bagian dari jiwa IKN Nusantara sehingga memberikan keunggulan.
 
"Sebagaimana yang berulang kali ditegaskan Presiden, pemindahan IKN bukan sekadar memindahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan membangun gedung-gedung pemerintahan saja. Tetapi juga memindahkan pusat pertumbuhan, sekaligus lompatan untuk transformasi bangsa menuju Indonesia yang maju, adil, dan makmur," kata Budi dilansir Antara, Minggu, 24 April 2022.
 
Baca: Menkominfo Pastikan IKN Jadi Kota Pintar Demi Pembangunan Ekosistem Digital
 
Budi mengungkapkan IKN Nusantara didesain sebagai kota yang inklusif, humanis, dan dibangun untuk seluruh elemen. Serta pelibatkan potensi sumber daya manusia (SDM) dari luar maupun di Kalimantan yang mencerminkan Kebhinnekaan sebagai ciri khas Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kampung dan dusun yang memang telah ada akan menjadi penyangga kota inti yang akan ditata menjadi smart village," ucap Budi.
 
Menurutnya, keberhasilan pembangunan IKN Nusantara tidak hanya berdasarkan pencapaian fisik, tetapi juga membentuk peradaban luhur manusia di dalam dan sekitarnya. Saat ini, geliat pembangunan IKN Nusantara sudah mulai tampak, seperti Kementerian Kehutanan berupaya mempercepat penyelesaian pembangunan pusat pembibitan pohon (nursery center) di Desa Mentawir, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara.
 
Dalam tujuh bulan hingga setahun ke depan, nursery center yang berada di arah Selatan kawasan IKN ini siap memasok 15-20 juta bibit pohon untuk program revitalisasi dan reboisasi kawasan hutan IKN Nusantara.
 
Sementara itu, Kementerian PUPR juga membangun Bendungan Sepaku Semoi yang terletak di arah Utara kawasan IKN Nusantara untuk sumber air baku yang perkembangannya sudah 45 persen per pertengahan April 2022. Memasuki semester II tahun ini, pembangunan infrastruktur dasar akan semakin terlihat, terutama di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) seluas 6.671 hektar.
 
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani juga memastikan pemerintah mengalokasikan Rp27 triliun hingga Rp30 triliun dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2023 untuk pembangunan infrastruktur dasar IKN.
 
Terkait pembangunan IKN Nusantara, Kepala Adat Besar Dayak Hamtolius Gati menyebut kehadiran Ibu Kota baru tersebut memberikan optimisme kemajuan besar bagi Kalimantan. Berupa pembangunan infrastruktur perhubungan, pendidikan, pertanian, pariwisata, hingga sosial budaya.
 
“Kami berkeyakinan kawasan ini akan berkembang pesat seiring dengan keberadaan IKN Nusantara. Gerak pembangunan tidak hanya di seputar Kabupaten Penajam Paser Utara, tapi akan meluas ke seluruh provinsi Kalimantan Timur, bahkan lebih luas lagi,” ujar Hamtolius Gati.
 
Hal senada dinyatakan Kepala Adat Dayak Dusun Wisata Putak Yulius Lamus. Ia mengungkapkan bahwa konsep IKN Nusantara yang disosialisasikan pemerintah akan memberdayakan masyarakat sekitar.
 
"Konsep kota canggih yang menyatu dengan kawasan hutan atau smart forest city, berarti pembangunan yang mempertahankan alam, lingkungan hidup, dan tentunya juga budaya, adat, dan tradisi setempat," kata Yulius.
 
(DEV)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif