Wakil Ketua Ombudsman RI Lely Pelitasari Soebekty di Kompleks Media Group, Kedoya, Jakarta Barat, Kamis, 5 Maret 2020.
Wakil Ketua Ombudsman RI Lely Pelitasari Soebekty di Kompleks Media Group, Kedoya, Jakarta Barat, Kamis, 5 Maret 2020.

Ombudsman Mengaku Tak Optimal karena Terbentur Anggaran

Nasional ombudsman
Surya Perkasa • 05 Maret 2020 20:26
Jakarta: Ombudsman RI mengaku tidak bisa optimal menjalankan tugas karena terbentur anggaran. Anggaran sekitar Rp164 miliar per tahun sulit untuk tugas pengawasan pelayanan publik di 34 provinsi.
 
"Kalau ditanya ideal, tentu belum ideal," kata Wakil Ketua Ombudsman RI Lely Pelitasari Soebekty di Kompleks Media Group, Kedoya, Jakarta Barat, Kamis, 5 Maret 2020.
 
Anggaran tersebut dipakai untuk belanja tetap seperti gaji pegawai, memproses ribuan laporan yang masuk setiap tahun, dan program lain seperti pencegahan malaadministrasi. Lely mengakui banyak program yang akhirnya terkesampingkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Karena keterbatasan sumber daya dan anggaran ini, kami tidak bisa melakukan hal banyak untuk mencermati beberapa potensi mala yang terjadi," kata dia.
 
Keterbatasan anggaran ini berdampak langsung ke kinerja kantor perwakilan daerah. Dia menyebut kantor perwakilan yang berwenang untuk mengawasi satu provinsi hanya bisa masuk ke kabupaten-kabupaten terdekat.
 
Ombudsman Mengaku Tak Optimal karena Terbentur Anggaran
Pimpinan Ombudsman RI saat kunjungan markas Media Group, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis, 5 Maret 2020. Foto: Medcom.id/Surya Perkasa
 
Laporan Tahun Ombudsman RI 2019 juga menunjukkan keterbatasan anggaran membuat aset ombudsman perwakilan daerah sangat terbatas. Sebanyak 21 dari 34 perwakilan provinsi menyewa gedung.
 
Perwakilan Ombudsman di sepuluh provinsi bekerja di kantor yang dipinjam pakai dari pemerintah daerah. Hanya tiga perwakilan yang memiliki aset berupa bangunan atau tanah. Lely berharap pemerintah memberi anggaran yang lebih besar
 
"Ini yang kita harapkan bisa menjadi perhatian pemerintah," kata Lely.
 

(SUR)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif