Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Medcom.id/Anggi Tondi Martaon
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Medcom.id/Anggi Tondi Martaon

Ekspresi Menhan Prabowo Setelah Rapat 7,5 Jam Membahas Alpalhankam

Nasional alutsista tni tni Prabowo Subianto kendaraan militer Kementerian Pertahanan
Anggi Tondi Martaon • 02 Juni 2021 19:35
Jakarta: Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dan Komisi I melakukan rapat tertutup sekitar 7,5 jam. Eks Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen) Komando Pasukan Khusus (Kopassus) itu terlihat gembira saat keluar Gedung Nusantara II.
 
Pantauan Medcom.id, Prabowo keluar dari ruang rapat Komisi I sekitar pukul 17.37 WIB. Dia melambaikan tangan kepada sejumlah orang yang ada di lorong Komisi I.
 
Saat melihat kerumunan wartawan yang sudah menunggu di samping ruang rapat Komisi I, Prabowo berlari-lari kecil seakan ingin meninggalkan wartawan. Para pewarta kemudian langsung berteriak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Akhirnya, Prabowo mau meladeni permintaan wawancara sejenak. Dia menyampaikan sudah menjelaskan secara detail upaya moderenisasi alutsista melalui rancangan Peraturan Presiden (Perpres) Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam) ke Komisi I.
 
Langkah serupa bakal dilakukan ke Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa. "Dan, pemangku-pemangku kepentingan lainnya," kata Prabowo di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 2 Juni 2021.
 
Dia menyampaikan usia alutsista di Indonesia sudah tua. Peremajaan dianggap hal yang mendesak untuk segera dilakukan.
 
"Sudah saatnya memang mendesak harus diganti," ujar dia.
 
Baca: Prabowo: Alutsista TNI Sudah Tua, Mendesak Harus Diganti
 
Tak banyak yang disampaikan Prabowo dalam sesi wawancara singkat tersebut. Dia meninggalkan kerumunan wartawan sambil melakukan gerakan tarian Jawa.
 
Rancangan Perpres Alpalhankam menjadi sorotan dalam beberapa waktu belakangan. Sebab, anggaran yang digunakan untuk pembelian alutsista mencapai US$124.995.000.000 atau setara Rp1,7 kuadriliun.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif