medcom.id, Jakarta: Anggota Komisi III dari Fraksi PPP Arsul Sani kurang sepakat soal ide pemanggilan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Rencananya, Komisi Hukum memanggil Ahok terkait dugaan korupsi pembelian lahan RS Sumber Waras, Jakarta Barat.
"Jangan ujug-ujug panggil Ahok. Kesannya, ini politis banget," kata Arsul di sela-sela diskusi di Hotel Morrissey, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Selasa (8/3/2016).
Pemanggilan Ahok, kata Arsul, kurang tepat. Komisi III seharusnya terlebih dahulu memanggil pihak yang mempermasalahkan, dalam hal ini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
"Lucu yang dipermasalahkan (Ahok) dipanggil (terlebih dahulu), sementara yang mempermasalahkan BPK, tapi enggak dipanggil," ujar dia.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi III dari Fraksi Partai Gerindra Desmond Junaidi Mahesa menyatakan akan memanggil Ahok. Ahok akan dimintai beberapa penjelasan, termasuk soal RS Sumber Waras.
Komisi Hukum ingin mengklarifikasi keterlibatan Ahok dalam kasus itu. Pihaknya, tambah Desmond, ingin kasus ini tak menimbulkan fitnah bagi pihak manapun.
Dalam kasus RS Sumber Waras, BPK menilai pembelian lahan seluas 3,7 hektare untuk membangun pusat pengobatan kanker dan jantung itu merugikan keuangan Pemprov DKI Rp191 miliar. Selisih harga tersebut terjadi karena perbedaan harga Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) pada lahan di sekitar dengan lahan rumah sakit.
medcom.id, Jakarta: Anggota Komisi III dari Fraksi PPP Arsul Sani kurang sepakat soal ide pemanggilan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Rencananya, Komisi Hukum memanggil Ahok terkait dugaan korupsi pembelian lahan RS Sumber Waras, Jakarta Barat.
"Jangan
ujug-ujug panggil Ahok. Kesannya, ini politis
banget," kata Arsul di sela-sela diskusi di Hotel Morrissey, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Selasa (8/3/2016).
Pemanggilan Ahok, kata Arsul, kurang tepat. Komisi III seharusnya terlebih dahulu memanggil pihak yang mempermasalahkan, dalam hal ini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
"Lucu yang dipermasalahkan (Ahok) dipanggil (terlebih dahulu), sementara yang mempermasalahkan BPK, tapi
enggak dipanggil," ujar dia.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi III dari Fraksi Partai Gerindra Desmond Junaidi Mahesa menyatakan akan memanggil Ahok. Ahok akan dimintai beberapa penjelasan, termasuk soal RS Sumber Waras.
Komisi Hukum ingin mengklarifikasi keterlibatan Ahok dalam kasus itu. Pihaknya, tambah Desmond, ingin kasus ini tak menimbulkan fitnah bagi pihak manapun.
Dalam kasus RS Sumber Waras, BPK menilai pembelian lahan seluas 3,7 hektare untuk membangun pusat pengobatan kanker dan jantung itu merugikan keuangan Pemprov DKI Rp191 miliar. Selisih harga tersebut terjadi karena perbedaan harga Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) pada lahan di sekitar dengan lahan rumah sakit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OJE)