Tujuh Pos Perbatasan Berdiri di Masa Jokowi

Sunnaholomi Halakrispen 24 Oktober 2018 11:58 WIB
perbatasan
Tujuh Pos Perbatasan Berdiri di Masa Jokowi
PLBN Nanga Badau di Kabupaten Kapuas Hulu Kalimantan Barat. Foto: Setpres
Jakarta: Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla mengupayakan pembangunan hingga daerah terpencil. Hasilnya, tujuh Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang rampung.

"Tiga tahun akhirnya dari Sabang sampai Marauke berjajar pulau-pulau, sambung menyambung menjadi satu, itulah NKRI sudah diunjukkan oleh Bapak Jokowi dan Jusuf Kalla," kata Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo di Gedung Kementerian Sekretariat Negara RI, Jakarta Pusat, Rabu, 24 Oktober 2018.

Tujuh kawasan ekonomi di perbatasan negara tersebut di antaranya di PLBN Skow Kota Jayapura, PLBN Wini Kabupaten Timur Tengah Utara NTB, PLBN Motamasin Kabupaten Malaka, NTT. Kemudian, PLBN Etikong Kabupaten Sanggau Kalbar, PLBN Motaain Kabupaten Belu NTT, PLBN Paloh Aruk Kabuoaten Sambas Kalbar, dan PLBN Nanga Badau Kabupaten Kapuas Hulu Kalbar.


Terkait program tersebut, Tjahjo memaparkan bahwa Presiden Jokowi telah berkunjung ke daerah-daerah untuk memastikan program strategis nasional berjalan di daerah. Pembangunan kawasan ekonomi di perbatasan tersebut dipastikan mencakup kecamatan hingga daerah pedalaman.

"Pengertiannya perbatasan selesai, kantor kecamatan di 187 sudah dibangun dengan baik. Kemudian puskesmasnya ada semua. Ada dokter, perawat, di kabupaten, kota juga sudah ada rumah sakit," imbuh dia.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo (paling kanan)--Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen.

Percepatan pembangunan perbatasan tersebut dianggap penting. Pasalnya, untuk membangun Indonesia sentris harus ada perencanaan yang baik agar program berjalan baik.

Tjahjo khawatir apabila makin banyak pembangunan yang tidak fokus pada perencanaan yang tepat. "Contoh kami ke Atambua, itu PLBN-nya seperti kantor lurah tapi terminal busnya terlihat mewah. Hasilnya, selama tiga tahun belum ada satu bus pun yang parkir di terminal. Ini menunjukkan bahwa perencanaannya asal," paparnya.

Baca: Ini Pembangunan Infrastruktur di 4 Tahun Jokowi

Kemudian, kata Tjahjo, diharapkan perbatasan di 187 kecamatan dapat rampung akhir tahun ini. Agar sinkron dengan program provinsi bupati dan wali kota di wilayah perbatasan.

"Mudah-mudahan akhir tahun selesai dari perbatasan sampai ke Pulau Rondo sampai Malaka bisa terwujud dengan baik," pungkasnya.



(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id