Jakarta: Bakal calon wakil presiden (cawapres) pendamping Anies Baswedan disebut banyak direkomendasikan dari Jawa. Namun, nama-nama usulan itu belum disebutkan secara spesifik
"Ya rekomendasinya dari Jawa gitu," kata Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Selasa, 28 Maret 2023.
Willy mengatakan Jawa merupakan wilayah yang memiliki wilayah kantong suara besar. Sosok bakal cawapres mesti memiliki potensi suara besar di wilayah Jawa.
"Ya sejauh ini karena memang banyak rekomendasi (dari Jawa) karena battlegroundnya itu di Jawa. Maka secara spesifik itu Jawa Timur atau Jawa lah," ucap Willy.
Willy menekankan enggan terburu-buru mencomot figur. Berbagai masukan figur cawapres digodok tim kecil Koalisi Perubahan untuk Persatuan yang telah mendapat mandat menggodok pendamping Anies.
"Kita lihat lah dinamika seperti apa yang terjadi. Tentu bertepuk tidak mungkin sebelah tangan kan, kita mau tentu kan harus kita lihat juga yang dipinang mau atau tidak. Nah inilah tugas tim kecil tim delapan dalam proses mematangkan ini dengan banyak variabel lah," jelas Willy.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id.
Jakarta: Bakal calon wakil presiden (
cawapres) pendamping
Anies Baswedan disebut banyak direkomendasikan dari Jawa. Namun, nama-nama usulan itu belum disebutkan secara spesifik
"Ya rekomendasinya dari Jawa gitu," kata Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Selasa, 28 Maret 2023.
Willy mengatakan Jawa merupakan wilayah yang memiliki wilayah kantong suara besar. Sosok bakal cawapres mesti memiliki potensi suara besar di wilayah Jawa.
"Ya sejauh ini karena memang banyak rekomendasi (dari Jawa) karena battlegroundnya itu di Jawa. Maka secara spesifik itu Jawa Timur atau Jawa lah," ucap Willy.
Willy menekankan enggan terburu-buru mencomot figur. Berbagai masukan figur cawapres digodok tim kecil
Koalisi Perubahan untuk Persatuan yang telah mendapat mandat menggodok pendamping Anies.
"Kita lihat lah dinamika seperti apa yang terjadi. Tentu bertepuk tidak mungkin sebelah tangan kan, kita mau tentu kan harus kita lihat juga yang dipinang mau atau tidak. Nah inilah tugas tim kecil tim delapan dalam proses mematangkan ini dengan banyak variabel lah," jelas Willy.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LDS)