Mantan Direktur Utama TVRI, Helmy Yahya. Foto: Medcom.id/Dhaifurrakhman Abas
Mantan Direktur Utama TVRI, Helmy Yahya. Foto: Medcom.id/Dhaifurrakhman Abas

Helmy Yahya Harap TVRI Terus Jaya

Nasional tvri
Dhaifurrakhman Abas • 13 Februari 2020 19:31
Jakarta: Mantan Direktur Utama TVRI, Helmy Yahya, berharap TVRI tetap berdiri utuh. Lembaga penyiaran publik yang kuat dibutuhkan negara berdaulat.
 
"TVRI itu dibutuhkan untuk negara berdaulat seperti Indonesia ini," kata Helmy saat ditemui dalam diskusi, TVRI Mau ke Mana, di Mbloc Space, Jakarta, Kamis, 13 Februari 2020.
 
TVRI memiliki peran penting buat mengedukasi dan menjaga kebudayaan bangsa. Dia berharap lembaga yang sempat dipimpinnya ini memiliki tempat khusus di masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sehingga keberadaanya tidak bersaing dengan televisi swasta," paparnya.
 
Penggantinya juga diharap bisa bekerja jauh lebih baik. Dia pun mengaku tak menyesali duduk Direktur Utama TVRI walau harus melewati polemik sebelum meninggalkan jabatannya.
 
"Itu adalah pengalaman besar bagi saya pernah lakukan sesuatu untuk republik ini. Semoga semangat ini bisa diteruskan," tandasnya.
 
Helmy Yahya Harap TVRI Terus Jaya
Mantan Direktur Utama TVRI Helmy Yahya saat rapat dengar pendapat dengan Komisi I. Foto: Medcomid/Kautsar Widya Prabowo
 
Helmy Yahya diberhentikan secara hormat dari posisinya sebagai Direktur Utama TVRI. Pemberhentian dilakukan oleh Dewan Pengawas (Dewas) TVRI pada 16 Januari 2020.
 
Sebelum pemberhentian dilakukan, Dewas TVRI menonaktifkan Dirut TVRI Helmy Yahya lewat Surat Keputusan Nomor 3 Tahun 2019 pada Rabu, 4 Desember 2019. Direktur Teknik TVRI Supriyono ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Harian Direktur Utama TVRI.
 
Menanggapi surat keputusan tersebut, Helmy Yahya juga mengirimkan surat kepada Dewan Pengawas TVRI dan menyatakan dirinya masih Direktur Utama TVRI yang sah periode 2017-2022 dan akan tetap menjalankan tugas.
 
Sejumlah mediasi sudah dilakukan DPR dan Menteri Telekomunikasi dan Informatika. Akhirnya Helmy mundur namun dengan rencana membawanya pemberhentiannya ke ranah hukum.
 

 

(SUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif