Jakarta: Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin meyakini Indonesia dapat bangkit dari krisis ekonomi akibat perang Rusia dengan Ukrania. Asalkan, seluruh masyarakat mau bergotong royong.
"Sehigga kita akan bisa (bangkit), ini semangat jihad, ini semangat juang dengan penuh keikhlasan, ini menjadi sesuatu yang tidak bisa harus kita bangkitkan dari seluruh bangsa Indonesia," ujar Ma'ruf di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Kamis, 18 Agustus 2022.
Ma'ruf menilai gotong royong merupakan bagian dari jihad untuk mengeliatkan ekonomi Indonesia. Dia ingin ekonomi Indonesia tumbuh dan merata di semua sektor.
"Sebab pemerataan ini amanat, amanat konstitusi untuk membangun ekonomi yang berkeadilan. Artinya, bagaimana kesenjangan itu bisa kita perkecil dan itu harus melibatkan seluruh potensi masyarakat," jelas dia.
Ma'ruf meminta masyarakat tidak mementingkan ego pribadi maupun ego kelompok. "Sebab kalau tidak, ini kita tidak bisa bersama-sama, seperti perjuangan 1945, itu kan seluruh potensi menyatu baru kemudian kita bisa merdeka," beber dia.
Jakarta: Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin meyakini Indonesia dapat bangkit dari
krisis ekonomi akibat
perang Rusia dengan Ukrania. Asalkan, seluruh masyarakat mau bergotong royong.
"Sehigga kita akan bisa (bangkit), ini semangat jihad, ini semangat juang dengan penuh keikhlasan, ini menjadi sesuatu yang tidak bisa harus kita bangkitkan dari seluruh bangsa Indonesia," ujar Ma'ruf di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Kamis, 18 Agustus 2022.
Ma'ruf menilai gotong royong merupakan bagian dari jihad untuk mengeliatkan ekonomi Indonesia. Dia ingin
ekonomi Indonesia tumbuh dan merata di semua sektor.
"Sebab pemerataan ini amanat, amanat konstitusi untuk membangun ekonomi yang berkeadilan. Artinya, bagaimana kesenjangan itu bisa kita perkecil dan itu harus melibatkan seluruh potensi masyarakat," jelas dia.
Ma'ruf meminta masyarakat tidak mementingkan ego pribadi maupun ego kelompok. "Sebab kalau tidak, ini kita tidak bisa bersama-sama, seperti perjuangan 1945, itu kan seluruh potensi menyatu baru kemudian kita bisa merdeka," beber dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AZF)