Raker Komisi I DPR dengan Menhan Prabowo Subianto dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa bersama para kepala staf angkatan bersenjata. Foto: Medcom.id/Anggi Tondi Martaon.
Raker Komisi I DPR dengan Menhan Prabowo Subianto dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa bersama para kepala staf angkatan bersenjata. Foto: Medcom.id/Anggi Tondi Martaon.

Potret Panglima TNI, KSAD Dudung, dan Prabowo Duduk Bareng di Rapat DPR

Sri Yanti Nainggolan • 26 September 2022 12:35
Jakarta: Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman menghadiri rapat di DPR. Rapat itu membahas tentang sektor pertahanan. 
 
"Selamat datang kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, saudara Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, saudara KSAD (Kepala Staf Angkatan Darat) Jenderal Dudung Abdurachman, saudara KSAL (Kepala Staf Angkatan Laut) Laksamana Yudo Margono," kata Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 26 September 2022.
 
Sedangkan, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Fadjar Prasetyo tidak bisa menghadiri rapat. Fadjar harus mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi). 
 
Baca: KSAD Dudung Tegaskan Tidak Ada Gesekan dengan Panglima TNI Andika
 

Tepis kabar disharmoni TNI

Hadirnya Andika dan Dudung tersebut menepis kabar bahwa terdapat disharmoni dalam TNI. Isu ini dihempaskan oleh anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Apa sih yang kemudian dipertahankan? Ego bapak berdua itu, merusak tatanan hubungan junior dan senior di TNI, Pak," ucap Effendi dalam rapat DPR, Senin, 12 September 2022. 
 
Namun, Effendi kemudian meminta maaf atas pernyataannya itu. Menurutnya, kesalahan pemahaman tersebut dimaksudkan untuk bertujuan baik, yaitu agar TNI menjadi institusi yang kuat, bersatu, dan harmoni antara pimpinan dan bawahan di semua matra.
 
"Sekali lagi saya mohon maaf, saya tujukan ini kepada seluruh prajurit, baik yang bertugas maupun yang sudah purna dan juga para pihak yang mungkin tidak nyaman dengan perkataan saya," ucap dia dilansir dari situs resmi DPR. 
 
"Juga kepada panglima TNI dan Kasad, saya mohon maaf dan juga kepada kepala Staf Angkatan Laut dan Angkatan Udara yang juga merasa kurang nyaman sekali lagi saya mohon maaf," lanjut dia. 
 
(SYN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif