Presiden Joko Widodo. Foto: Biro Pers Setpres.
Presiden Joko Widodo. Foto: Biro Pers Setpres.

Hati-Hati, Presiden Sebut 80% Startup Hancur karena Tak Baca Kebutuhan Pasar

Andhika Prasetyo • 26 September 2022 10:40
Tangerang: Presiden Joko Widodo (Jokowi) membeberkan lebih dari 80 persen perusahaan rintisan atau startup di Tanah Air mengalami kegagalan. Sebab, mereka tidak mampu membaca keinginan pasar.
 
"Hati-hati. Sebanyak 80 persen sampai 90 persen startup gagal saat merintis karena tidak melihat kebutuhan pasar. Seharusnya semua berangkat dari kebutuhan pasar," ujar Jokowi saat membuka BUMN Startup Day di ICE BSD, Tangerang, Banten, Senin, 26 September 2022.
 
Ia mencontohkan, pada masa puncak pandemi covid-19, masyarakat sangat membutuhkan pelayanan medis yang praktis dan efektif. Dari kebutuhan itu, banyak muncul perusahaan rintis di sektor telemedicine.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saat krisis kesehatan. kita melihat di situ peluangnya sangat besar. Kita ini negara dengan 17 ribu pulau, 514 kabupaten/kota, 34 provinsi, apa yang bisa kita lakukan? Buat telemedicine. Pelayanan kesehatan bisa disambungkan dengan platform, dengan aplikasi," terang Presiden.
 

Baca: Presiden: Startup Harus Ambil Peluang dari Krisis Pangan


Menurut Jokowi, pemikiran seperti itu harus terus dipertajam. Sehingga, pengusaha bisa terus bertahan dan berkembang.
 
Selain ketidakmampuan membaca pasar, perusahaan rintis kerap ambruk karena kehabisan dana. Menurut Jokowi, peran modal ventura menjadi sangat penting. Perusahaan-perusahaan penyedia modal, terutama BUMN, diminta mendampingi startup potensial dan mengarahkan mereka ke pasar yang tepat.
 
"Ini fungsinya venture capital, fungsinya BUMN, agar ekosistem besar yang ingin kita bangun ini bisa saling sambung sehingga semuanya terdampingi dengan baik, tidak gagal, untuk masuk ke pasar-pasar, ke peluang-peluang yang ada di negara kita," jelas Jokowi.
 
(AGA)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif