Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (kanan) dan pimpinan Ponpes Attauhidiyah KH Ahmad Saidi/Istimewa
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (kanan) dan pimpinan Ponpes Attauhidiyah KH Ahmad Saidi/Istimewa

Safari Politik Prabowo Selama Lebaran Dinilai Persiapan Pilpres 2024

Nasional Prabowo Subianto Partai Gerindra Pemilu 2024 Pilpres 2024
Anggi Tondi Martaon • 07 Mei 2022 15:05
Jakarta: Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menghabiskan waktu Idulfitri 1443 Hijriah dengan bersilaturahmi di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Kegiatan itu dinilai tak sebatas mempererat silaturahmi.
 
"Kunjungan ke pesantren di Jawa Timur dan Jawa Tengah menjadi indikasi kuat Prabowo sudah siap untuk pencapresan 2024," kata pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul M. Jamiluddin Ritonga melalui keterangan tertulis, Sabtu, 7 Mei 2022.
 
Dia menilai ada beberapa alasan Menteri Pertahanan itu menghabiskan waktu di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Di antaranya, memperkuat dukungan kepada Prabowo.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menyampaikan Prabowo selalu kalah di dua provinsi tersebut dalam Pemilu 2014 dan 2019. Dia tak ingin kalah untuk ketiga kalinya di Jawa Timur dan Jawa Tengah.
 
"Sehingga merasa perlu mendatangi pesantren berpengaruh di dua provinsi tersebut," ungkap dia.
 
Baca: Prabowo Kunjungi Pondok Pesantren Tebuireng
 
Harapan dari kedua kunjungan tersebut, yaitu meningkatkan elektabilitas menjelang Pilpres 2024. Setidaknya peningkatan elektabilitas dapat diperoleh dari warga NU di Jawa Timur dan Jawa Tengah.
 
Upaya peningkatan elektabilitas di kalangan NU semakin jelas saat Prabowo bertemu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Eks Menteri Sosial itu dinilai memiliki pengaruh besar di Jawa Timur dan sosok yang mengakar di warga nahdiyin.
 
"Jadi, kalau Khofifah bisa diajak menjadi bagian gerbongnya, maka Prabowo berharap elektabilitasnya di Jatim akan moncer. Hal itu diperlukannya agar Prabowo pada Pilpres 2024 dapat menang di Jatim," sebut doa.
 
Sementara itu, Prabowo sengaja bersafari ke kiai berpengaruh. Sebab, peluang mendapat dukungan akan lebih besar daripada berkunjung ke tokoh nasionalis.
 
"Sebab, kubu nasionalis di Jateng sudah sangat sulit untuk berpaling dari PDI Perjuangan," ujar dia.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif