Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

PKS Bersikukuh Menolak RUU TPKS

Anggi Tondi Martaon • 01 Januari 2022 12:58
Jakarta: Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) konsisten pada sikapnya terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS). PKS menolak bakal beleid itu.
 
"Kan pandangan fraksi sudah dibacakan dan tidak ada perubahan, karena alasan menolak ada 10 alasan," kata anggota Badan Legislasi (Baleg) dari Fraksi PKS Bukhori Yusuf saat dihubungi, Sabtu, 1 Januari 2022.
 
Anggota Komisi VIII itu menyampaikan sikap kukuh tersebut karena desain RUU TPKS kurang komprehensif. Meskipun dalam bakal beleid tersebut sudah mengatur pemberatan hukum kepada pelaku kejahatan kekerasan seksual.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"PKS sangat setuju dengan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku kejahatan seksual dan sangat setuju perlindungan, penanganan, dan pemulihan korban. Namun persoalannya desain RUU yang dibuat tidak menggunakan pendekatan komprehensif," ungkap dia.
 
Desain yang dimaksud tidak komprehensif karena RUU TPKS hanya mengatur salah satu bentuk kejahatan. Yakni, pelanggaran yang disertai dengan ancaman kekerasan.
 
Baca: DPR Janji Tancap Gas Selesaikan RUU TPKS
 
Menurut Fraksi PKS, ada bentuk kejahatan seksual lainnya yang perlu diatur dalam RUU TPKS. Yakni, kejahatan atas dasar suka sama suka dan kejahatan dengan penyimpangan.
 
"Dan ketiganya menimbulkan korban, namun RUU ini hanya mengatur korban kejahatan seks dengan kekerasan," sebut dia.
 
Hal itu yang membuat PKS menolak RUU TPKS. Dia menyampaikan fraksinya menawarkan pengaturan secara komprehensif.
 
"Atau jika masing dari tiga kejahatan dalam UU berbeda harus bersama-sama disahkan atau digabung jadi satu," ujar dia.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif