Suasana usai Romahurmuziy (Romy) terpilih sebagai ketua umum PPP dalam Muktamar PPP ke-VIII. Foto: MTVN/M Rodhi Aulia.
Suasana usai Romahurmuziy (Romy) terpilih sebagai ketua umum PPP dalam Muktamar PPP ke-VIII. Foto: MTVN/M Rodhi Aulia.

Romahurmuziy Terpilih Jadi Ketua Umum PPP

M Rodhi Aulia • 09 April 2016 17:40
medcom.id, Jakarta: Romahurmuziy (Romy) terpilih sebagai ketua umum PPP dalam Muktamar PPP ke-VIII. Romy terpilih melalui musyawarah mufakat atau secara aklamasi.
 
Pimpinan sidang paripurna ke-VI Suharso Monoarfa memanggil Romy untuk masuk ke dalam arena muktamar.
 
"Apakah Romy bersedia mewakafkan dirinya dan waktunya untuk PPP," kata Suharso saat Romy sudah masuk di arena muktamar di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu (9/4/2016).
 
Romy pun masuk dengan mengenakan kemeja PPP dan peci hitam. Sebelum menyampaikan pidato keterpilihannya, Romy meminta konfirmasi dari peserta Muktamar.
 
"Apakah betul saudara-saudara mempercayai saya sebagai ketua umum partai?," tanya Romy.
 
"Betulllll....," jawab peserta Muktamar.
 
"Saya sudah terlibat dalam konflik satu setengah tahun, apakah saudara bersedia saya jadi ketua umum yang sesungguhnya?," tanya Romy lagi.
 
"Bersedia....," jawab peserta.
 
Romy mengaku tidak pernah bercita-cita jadi ketua umum PPP. Romy juga mengaku bukan orang terbaik di antara semua kader PPP yang ada. "Setiap jabatan mengandung fintah," kata Romy.
 
Romy mengimbau agar Muktamar PPP ke-VIII tidak dianggap sebagai foto kopi Muktamar PPP di Surabaya pada 2014 lalu. Romy juga mengimbau agar episode Surabaya itu tidak terulang lagi.
 
Romy meminta para kader untuk bekerja sama membangun partai. Karena ia tidak akan bisa membesarkan partai tanpa bantuan seluruh kader. Ambisi Romy dalam kepemimpinanya adalah menjadikan PPP sebagai partai tiga besar.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FZN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>