Kericuhan di rapat paripurna DPD, Rabu, 18 September 2019. Foto: Medcom.id/Arga Sumantri
Kericuhan di rapat paripurna DPD, Rabu, 18 September 2019. Foto: Medcom.id/Arga Sumantri

Rapat Paripurna DPD Ricuh

Nasional dpd ri
Arga sumantri • 18 September 2019 17:39
Jakarta: Kericuhan pecah dalam rapat paripurna DPD. Insiden berawal saat sejumlah senator yang memprotes rapat paripurna digelar tanpa adanya rapat di Badan Permusyawarahan (Bamus).
 
Rapat paripurna hari ini beragendakan pengesahan tata tertib DPD. Selain itu, paripurna juga membahas penyampaian ikhtisar hasil pemeriksaan semester (IHPS) 2019, penyerahan laporan hasil penyerahan (LHP), dan pengesahan keputusan DPD.
 
Cekcok muncul ketika Wakil Ketua DPD A‎hmad Muqowam baru saja membuka rapat paripurna. Anggota DPD daerah pemilihan (dapil) Sulawesi Tengah Nurmawanti Dewi Bantilan tiba-tiba menyela.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Interupsi pimpinan. Ini tidak sesuai dengan tata tertib," ucap Dewi dengan suara lantang di ruang rapat paripurna DPD, Jakarta, Rabu, 18 September 2019.
 
Namun, Muqowam tidak menggubris permintaan interupsi itu. Ia tetap melanjutkan pidatonya untuk membuka rapat paripurna DPD. "Interupsi nanti saja, dengarkan ini dulu," kata Muqowam.
 
Hujan interupsi lansung membanjiri suasana rapat paripurna. Masing-masing anggota DPD berteriak dengan menyalakan pengeras suara di meja masing-masing. Rapat tak semakin terkontrol karena para senator saling berbicara.
 
Ada juga anggota DPD yang kesal ingin interupsi, tetapi pengeras suara miliknya tidak berbunyi. Senator itu meminta supaya Sekretariat Jenderal DPD bertanggung jawab.
 
Situasi semakin memanas. Bahkan, anggota DPD dapil Sulawesi Utara Benny Rhamdani terlihat sempat beradu fisik dengan anggota DPD dapil Sulawesi Barat Asri Anas.
 
Benny tampak mendorong Asri Anas. Para anggota senator lainnya sampai turun tangan guna menengahi. "Sudah-sudah Pak Benny," kata seorang Anggota DPD yang sedang memisahkan kontak fisik tersebut.
 

 

(OGI)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif