medcom.id, Jakarta: Partai Golkar akhirnya merubah keputusannya tantang Perppu Pilkada. Menyadari politik merupakan pilihan, apa yang sudah direkomendasikan pada Munas IX di Bali pun tak diikuti.
"Kami, untuk menghilangkan semua perkiraan, analisis kiri-kanan, walaupun belum voting di DPR untuk Pilkada langsung atau Pilkada tak langsung, kami nyatakan Fraksi Partai Golkar, nanti pada saat menyetujui atau menolak Perppu, kami akan memilih menyetujui Perppu tersebut," tegas Ketua Fraksi Partai Golkar Ade Komarudin dalam diskusi politik di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/12/2014).
Golkar, tambah Ade, akhirnya memilih mengabaikan keinginan elite partai golkar yang menginginkan Pilkada tak langsung. Sebab, bukan tak mungkin para elite tersebut memiliki kepentingan sendiri di balik keinginan itu.
"Tapi di sisi lain, masyarakat yang menginginkan (Pilkada langsung), kami tutup mata atas kepentingan elite Golkar. Kami nyatakan akan menerima Perppu Pilkada!" tegas Ade.
Sebelumnya diketahui secara mengejutkan Ical berubah haluan mendukung Perppu usul Pemerintah tentang UU Pilkada. Pernyataan dukungan tersebut dinyatakan melalui akun twitternya.
Ical menambahkan, dukungan tersebut diberikan setelah melihat keinginan masyarakat luas untuk tetap melaksanakan pilkada langsung. Yakni sesuai kesepakatan awal bulan Oktober 2014 antara enam partai dalam KMP. Ical juga menyertakan dokumen perjanjian itu dalam akun twitternya.
"Pada awal Oktober 2014, Golkar, Gerindra, PAN, PKS, PPP, dan Demokrat, bersepakat untuk bersama-sama mensukseskan pemilihan pimpinan DPR-RI dan seluruh alat kelengkapannya secara proporsional serta kepemimpinan MPR-RI, dengan menetapkan susunannya," ujar Ical.
medcom.id, Jakarta: Partai Golkar akhirnya merubah keputusannya tantang Perppu Pilkada. Menyadari politik merupakan pilihan, apa yang sudah direkomendasikan pada Munas IX di Bali pun tak diikuti.
"Kami, untuk menghilangkan semua perkiraan, analisis kiri-kanan, walaupun belum voting di DPR untuk Pilkada langsung atau Pilkada tak langsung, kami nyatakan Fraksi Partai Golkar, nanti pada saat menyetujui atau menolak Perppu, kami akan memilih menyetujui Perppu tersebut," tegas Ketua Fraksi Partai Golkar Ade Komarudin dalam diskusi politik di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/12/2014).
Golkar, tambah Ade, akhirnya memilih mengabaikan keinginan elite partai golkar yang menginginkan Pilkada tak langsung. Sebab, bukan tak mungkin para elite tersebut memiliki kepentingan sendiri di balik keinginan itu.
"Tapi di sisi lain, masyarakat yang menginginkan (Pilkada langsung), kami tutup mata atas kepentingan elite Golkar. Kami nyatakan akan menerima Perppu Pilkada!" tegas Ade.
Sebelumnya diketahui secara mengejutkan Ical berubah haluan mendukung Perppu usul Pemerintah tentang UU Pilkada. Pernyataan dukungan tersebut dinyatakan melalui akun twitternya.
Ical menambahkan, dukungan tersebut diberikan setelah melihat keinginan masyarakat luas untuk tetap melaksanakan pilkada langsung. Yakni sesuai kesepakatan awal bulan Oktober 2014 antara enam partai dalam KMP. Ical juga menyertakan dokumen perjanjian itu dalam akun twitternya.
"Pada awal Oktober 2014, Golkar, Gerindra, PAN, PKS, PPP, dan Demokrat, bersepakat untuk bersama-sama mensukseskan pemilihan pimpinan DPR-RI dan seluruh alat kelengkapannya secara proporsional serta kepemimpinan MPR-RI, dengan menetapkan susunannya," ujar Ical.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)