medcom.id, Jakarta: Pengamat terorisme Alchaidar menerangkan, tidak ada indikasi terorisme dalam kasus hilangnya Pesawat AirAsia QZ8501 tujuan Bandara Juanda, Surabaya-Bandara Changi, Surabaya.
“Sejauh ini tidak ada mengarah tentang pembajakan, penghilangan, pencurian pesawat. Belum ada ke arah situ," ujar Alchaidar saat dihubungi Media Indonesia, Minggu (28/12/2014).
Alchaidar menyebut, saat ini kelompok teroris kekurangan kemampuan dalam fasilitas dan sumber daya manusia. Dia pun menyebut, jika memang terjadi pembajakan terhadap pesawat AirAsia, saat ini hanya dapat dilakukan oleh para ahli dari pihak Negara seperti intelejen.
"Selama ini belum ada wacana dan pembicaraan pihak teroris untuk melakukan itu, karena kemampuan mereka untuk melakukan hal itu tidak sampai ke sana. kemungkinan besar (dapat) dilakukan pihak ahli dari Negara, kalau kelompok non Negara seperti teroris itu tidak punya kemampuan, fasilitas dan sumber daya kearah itu," jelas dia.
medcom.id, Jakarta: Pengamat terorisme Alchaidar menerangkan, tidak ada indikasi terorisme dalam kasus hilangnya Pesawat AirAsia QZ8501 tujuan Bandara Juanda, Surabaya-Bandara Changi, Surabaya.
“Sejauh ini tidak ada mengarah tentang pembajakan, penghilangan, pencurian pesawat. Belum ada ke arah situ," ujar Alchaidar saat dihubungi
Media Indonesia, Minggu (28/12/2014).
Alchaidar menyebut, saat ini kelompok teroris kekurangan kemampuan dalam fasilitas dan sumber daya manusia. Dia pun menyebut, jika memang terjadi pembajakan terhadap pesawat AirAsia, saat ini hanya dapat dilakukan oleh para ahli dari pihak Negara seperti intelejen.
"Selama ini belum ada wacana dan pembicaraan pihak teroris untuk melakukan itu, karena kemampuan mereka untuk melakukan hal itu tidak sampai ke sana. kemungkinan besar (dapat) dilakukan pihak ahli dari Negara, kalau kelompok non Negara seperti teroris itu tidak punya kemampuan, fasilitas dan sumber daya kearah itu," jelas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TII)