Suasana pendaftaran peserta Pemilu 2024 di Gedung KPU, Jakarta. Medcom/Kautsar.
Suasana pendaftaran peserta Pemilu 2024 di Gedung KPU, Jakarta. Medcom/Kautsar.

Partai Berkarya hingga Partai Buruh Akan Daftar Jadi Peserta Pemilu 2024 Hari ini

Kautsar Widya Prabowo • 12 Agustus 2022 09:28
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyebut enam partai politik (parpol) akan mendaftarkan diri sebagai peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 pada Jumat, 12 Agustus 2022. Ini merupakan hari ke-12 pendaftaran parpol sejak Senin, 1 Agustus 2022. 
 
"Partai Berkarya akan daftar pada pukul 09.00 WIB," ujar Komisioner KPU Idham Holik kepada Medcom.id, Jumat, 12 Agustus 2022.
 
Pantaun Medcom.id, pengurus Partai Berkarya sudah memasuki Gedung KPU sekitar pukul 09.00 WIB. Mereka mengenakan seragam putih bercorak oranye. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, Partai Buruh dijadwalkan mendaftar usai salat Jumat atau pukul 13.00 WIB. Selanjutnya, Partai Swara Rakyat Indonesia (Parsindo) pada pukul 14.00 WIB.
 
Kemudian, Partai Republik mendaftar pukul 14.15 WIB, Partai Ummat pukul 15.00 WIB dan Partai Indonesia Bangkit Bersatu Pukul 16.00 WIB. 
 
Sebanyak 23 parpol telah mendaftar ke KPU sebagai peserta Pemilu 2024. Teranyar, Partai Kedaulatan Rakyat (PKR) mendaftar pada Kamis, 11 Agustus 2022.
 
"Sudah ada 23 parpol yang mendaftar," kata Idham di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Kamis, 11 Agustus 2022.
 

Baca: KPU Ingatkan 9 Parpol Segera Daftar Peserta Pemilu


Sebanyak 17 dari total 23 parpol yang mendaftar telah dinyatakan lengkap berkas dokumen pendaftarannya. Yakni, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Keadilan dan Persatuan (PKP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Persatuan Indonesia (Perindo).
 
Kemudian, Partai NasDem, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Partai Garda Perubahan Indonesia atau Partai Garuda, dan Partai Demokrat. Lalu, Partai Gelora, Partai Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Hanura, Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
 
Sedangkan, enam parpol dinyatakan belum lengkap dokumennya, yaitu Partai Prima, Partai Pandai, Partai Reformasi, Partai Demokrasi Rakyat Indonesia (PDRI), Partai Republikku, dan Partai Kedaulatan Rakyat (PKR).

 
(AZF)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif