Airlangga Hartarto saat bertemu dengan Gubernur Khofifah di Surabaya, Rabu (12/1/2022). (ANTARA/HO-Humas Golkar Jatim)
Airlangga Hartarto saat bertemu dengan Gubernur Khofifah di Surabaya, Rabu (12/1/2022). (ANTARA/HO-Humas Golkar Jatim)

Golkar Nilai Khofifah Punya Basis Massa Berpeluang Mendampingi Airlangga

Al Abrar • 13 September 2022 19:34
Jakarta: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa disebut punya peluang besar untuk dipasangkan dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di Pilpres 2024. Hal itu lantaran Khofifah memiliki basis yang jelas di Jawa Timur.
 
"Kalau lihat peluang besar ya termasuk juga dong karena Bu Khofifah Gubernur Jatim ya punya basis massa yang jelas ya punya peluang besar juga gitu," kata Ketua DPP Partai Golkar Lamhot Sinaga Partai Golkar saat dihubungi, Selasa, 13 September 2022.
 
Peluang besar itu juga, kata Lamhot, dilihat dari kinerja Khofifah yang baik sebagai gubernur. Tak hanya itu, jika dilihat dari perspektif gender, Khofifah menjadi perempuan pertama yang digadang-gadang bakal maju di pilpres 2024 sebagai calon wakil presiden.

"Bu Khofifah punya banyak kelebihan, satu perspektif gender, kedua dia kepala daerah bekerja baik lalu kemudian dia tokoh di muslimat NU. Saya kira sangat banyak kelebihan Bu Khofifah untuk menjadi seorang calon pasangan Pak Airlangga," kata Lamhot.
 
Baca: Airlangga Disarankan Gandeng Khofifah untuk Lawan Puan
 
Terkait apakah pasangan Airlangga dan Khofifah dapat melawan Puan Maharani yang juga digadang-gadang akan maju sebagai calon presiden (capres) di Pemilu 2024. Lamhot menyebut KIB pasti sudah mempersiapkan dengan matang sehingga siapapun lawannya di Pilpres nanti diyakini mampu pasangan yang diusung KIB akan menang.
 
"Kalau kemudian nanti Pak Airlangga dipasangkan dengan Bu Khofifah maka tentu kita sudah menghitung dari segala aspek," ucap Lamhot.
 
"Baik itu aspek elektoralnnya, baik itu ketokohannya, baik itu dari track recordnya gitu jadi nanti kita lihat dulu. Jadi kalau Bu Khofifah bagus banyak kelebihannya untuk menjadi seorang cawapres yang dipasangkan dengan Pak Airlangga," ujar Lamhot.
 
Namun begitu, ia tak mau berandai-andai siapa yang akan dipasangkan dengan Airlangga. Lamhot menegaskan, hingga kini internal KIB belum ada pembahasan capres dan cawapres yang akan diusung pada pemilu 2024.
 
"Tapi apakah itu resmi nanti dipasangkan, mari kita lihat perjalanan KIB ke depan," ujarnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ALB)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan