Ilustrasi Papua/MI/Susanto
Ilustrasi Papua/MI/Susanto

Upaya MRP Menggugat UU Otsus Papua Dinilai Sia-sia

Anggi Tondi Martaon • 19 Juli 2022 17:43
Jakarta: Majelis Rakyat Papua (MRP) menggugat Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2021 tentan Otonomi Khusus (Otsus) Papua ke Mahkamah Konstitusi (MK). Upaya tersebut dinilai sia-sia.
 
"Apapun keputusan di MK sudah tidak bermakna apa-apa lagi, karena toh pemekaran sudah berjalan," kata pengacara MRP Saor Siagian dalam diskusi virtual, Selasa, 19 Juli 2022.
 
Menurut dia, pemekaran wilayah bukan jalan keluar yang tepat mengatasi permasalahan di Papua. Justru, pemekaran menjadi permasalahan baru di salah satu pulau terbesar di Indonesia tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau spiritnya dipercepat pemekaran ini untuk mempercepat kesejahteraan, saya berpikir bahwa darah-darah akan semakin bertambah. Ini lah yang saya lihat paling krusial kenapa diskusi ini kita lakukan," ungkap dia. 
 

Baca: DPRP Papua Barat Tetapkan 21 Draf Hukum Turunan UU Otsus


Pembahasan pemekaran wilayah di Papua di DPR menuai pro dan kontra. Sebab, MRP tengah menggugat UU Otsus Papua.
 
Sejumlah ketentuan yang digugat yaitu Pasal 6 ayat (2), Pasal 6A, Pasal 28, Pasal 38, Pasal 59 ayat (3), Pasal 68A, Pasal 76, dan Pasal 77 UU Otsus Papua. Ketentuan tersebut dianggap mengurangi kewenangan MRP dalam rencana pemekaran wilayah di Papua.
 
Namun, Komisi II tetap melakukan pembahasan. Bahkan, tiga payung hukum pembentukan Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan sudah disahkan DPR.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif