Ibadah haji. Istimewa.
Ibadah haji. Istimewa.

Kemenag Ajukan Biaya Tambahan Haji Sebesar Rp1,4 Triliun

M Iqbal Al Machmudi • 30 Mei 2022 12:37
Jakarta: Kementerian Agama (Kemenag) mengajukan biaya tambahan untuk penyelenggaraan haji 1443H/2022M sebesar Rp1,4 triliun. Biaya tambahan ini diajukan menjelang 3 hari keberangakatan kloter I jemaah haji.
 
Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto mengamini komisinya telah menerima surat dari Menteri Agama dengan nomor B/165/MA/KU.00/05/2022 tertanggal 27 Mei 2022 mengenai usulan tambahan anggaran operasional haji reguler dan khusus 1443 hijriah.
 
"Sesuai dengan kebijakan terkini dari pemerintah Arab Saudi bahwa penyelenggaraan masair ibadah haji menggunakan sistem paket layanan dengan tarif sebesar 5.656 riyal per jemaah," kata Yandri dalam Rapat Kerja dengan Menteri Agama di Gedung DPR, Jakarta, Senin, 30 Mei 2022.

Selain itu, perlu penambahan anggaran penerbangan yang ditangani Saudi Arabian Airlines berupa biaya technical landing di Bandara Soekarno-Hatta untuk jemaah dari Surabaya dan biaya selisih kurs. Paket pelayanan masair dan pelayanan tambahan penerbangan itu membuat anggaran biaya operasional haji 1443H/2022M sebesar Rp1,4 triliun tidak cukup.
 
"Dengan hal mendesak tersebut Komisi VIII DPR meminta BPKH 1443H/2022M akan diperpanjang 2-3 bulan. Untuk menuntaskan masalah keuangan dan kekurangan, ini baru wacana ya," ujar Yandri.
 
Baca: Cuaca Ekstrem Saat Ibadah Haji, Kemenkes: Jangan Tunggu Haus
 
Sementara itu, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjelaskan pemerintah Arab Saudi memberlakukan sistem paket layanan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Masyair) dengan besaran per jemaah 5.656 riyal. Di sisi lain, anggaran yang sudah disepakati antara pemerintah dengan Komisi VII DPR hanya sebesar 1.531 riyal per jemaah.
 
"Sehingga, terjadi kekurangan 4.125 riyal per jemaah atau secara keseluruhan sebesar 380 juta riyal atau dengan kurs Rp1,4 triliun," kata Yaqut.
 
Kemudian, pelayanan penerbangan dari Saudi Arabian Airlines diperlukan biaya tambahan technical landing jemaah embarkasih Surabaya yang harus mendarat dahulu di Bandara Soekarno-Hatta sebesar Rp25,7 miliar, serta biaya selisih kurs sebesar Rp19,2 miliar.
 
"Selain itu, Kemenag juga mengajukan anggaran untuk pelayanan haji khusus sebesar Rp9,3 miliar," ujar Yaqut.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(JMS)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan