Presiden ke-3 RI BJ Habibie saat dialog nasional 'Meningkatkan Inovasi Iptek untuk Mendorong Industri Dalam Negeri Mewujudkan Ekonomi Pancasila', di Auditorium BPPT. Foto: Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli.
Presiden ke-3 RI BJ Habibie saat dialog nasional 'Meningkatkan Inovasi Iptek untuk Mendorong Industri Dalam Negeri Mewujudkan Ekonomi Pancasila', di Auditorium BPPT. Foto: Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli.

Habibie: GBHN Sekarang Hilang

Nasional gbhn
Achmad Zulfikar Fazli • 09 Mei 2018 14:24
Jakarta: Presiden ke-3 RI BJ Habibie menyayangkan Garis Besar Haluan Negara (GBHN) kini menghilang. Padahal, pembentukan GBHN itu memakan waktu dan tak mudah.
 
"10 tahun lamanya kita belajar dan melakukan pengkajian ke berbagai negara, kenapa GBHN itu sekarang hilang?" kata Habibie dalam dialog nasional 'Meningkatkan Inovasi Iptek untuk Mendorong Industri Dalam Negeri Mewujudkan Ekonomi Pancasila', di Auditorium BPPT, Gedung II BPPT, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu, 9 Mei 2018.
 
Menurut dia, GBHN bukan untuk kepentingan politik. GBHN tak ada urusannya dengan Orde Baru atau Orde Lama. "Itu produk manusia," tegas dia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, banyak yang tak terlalu memikirkan masalah ini. Padahal, keberadaan GBHN sangat penting.
 
Pembentukan GBHN ini, kata dia, sangat lama didiskusikan. Pada era Presiden Soekarno atau Bung Karno, pembahasan GBHN sudah ada. Tapi, kondisi saat itu tidak kondusif.
 
Ia pun meminta partai politik menghidupkan kembali GBHN. Ia yakin di partai politik banyak ilmuwan atau orang-orang pintar yang bisa bekerja sama dengan dewan riset daerah untuk membawa kembali GBHN.
 
"Siapapun dipilih memimpin daerah atau negara harus menghidupkan GBHN. Jangan dihilangkan," pungkas dia.
 

(FZN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif