Jakarta: Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar tak mempersoalkan bila eks Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD masuk tim sukses pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019. Ini mengingat Mahfud sempat menjadi bagian di kubu Prabowo.
"Enggak masalah, tahun lalu 2014 juga ada," kata pria yang akrab disapa Cak Imin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 20 Agustus 2018.
Meski demikian, Cak Imin masih berharap Mahfud MD bersedia menjadi bagian tim sukses Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Kontribusi Mahfud sangat dibutuhkan di kubu Jokowi.
"Kalau mau jadi bagian dari Pak Jokowi bagus, itu yang kita harapkan," ujar wakil ketua MPR ini.
Baca: Johan Budi Jadi Jubir Tim Kampanye Jokowi
Cak Imin tidak mengetahui apakah Mahfud telah menutup pintu bergabung ke kubu Jokowi. Ia pun enggan berspekulasi Koalisi Indonesia Kerja menawarkan jabatan ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf kepada Mahfud.
"Saya tidak tahu, siapa yang nawarin Pak Mahfud dan apakah sudah menolak atau menerima saya belum tahu. Siapa yang nawarin juga," papar dia.
Jakarta: Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar tak mempersoalkan bila eks Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD masuk tim sukses pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019. Ini mengingat Mahfud sempat menjadi bagian di kubu Prabowo.
"Enggak masalah, tahun lalu 2014 juga ada," kata pria yang akrab disapa Cak Imin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 20 Agustus 2018.
Meski demikian, Cak Imin masih berharap Mahfud MD bersedia menjadi bagian tim sukses Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Kontribusi Mahfud sangat dibutuhkan di kubu Jokowi.
"Kalau mau jadi bagian dari Pak Jokowi bagus, itu yang kita harapkan," ujar wakil ketua MPR ini.
Baca: Johan Budi Jadi Jubir Tim Kampanye Jokowi
Cak Imin tidak mengetahui apakah Mahfud telah menutup pintu bergabung ke kubu Jokowi. Ia pun enggan berspekulasi Koalisi Indonesia Kerja menawarkan jabatan ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf kepada Mahfud.
"Saya tidak tahu, siapa yang
nawarin Pak Mahfud dan apakah sudah menolak atau menerima saya belum tahu. Siapa yang
nawarin juga," papar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OGI)