Eks Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly (tengah). Foto: Aditya Pradana Putra/Antara
Eks Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly (tengah). Foto: Aditya Pradana Putra/Antara

Yasonna Merasa Berutang Penuntasan RUU

Nasional kuhp RUU KUHP lembaga pemasyarakatan
Nur Azizah • 01 Oktober 2019 13:41
Jakarta: Anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan Yasonna Laoly mengaku akan menuntaskan semua pekerjaan-pekerjaan yang belum diselesaikan oleh legislator periode 2014-2019. Misalnya, pengesahan revisi Undang-Undang Pemasyarakatan (RUU Pemasyarakatan), dan revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP).
 
"Ya, pokoknya (semua harus) diselesaikan secara paripurna," kata Yasonna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 1 Oktober 2019.
 
Yasonna tak meminta ditempatkan di komisi tertentu. Dia manut pada arahan partainya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya kan biasanya di Komisi III. Tapi di manapun kalau pimpinan fraksi menugaskan," ujar eks Menteri Hukum dan HAM itu.
 
Dia berjanji akan amanah sebagai wakil rakyat. Dia juga berterima kasih kepada masyarakat yang sudah memilihnya.
 
Sebanyak 575 anggota DPR resmi dilantik pagi tadi. Pelantikan ini sesuai dengan Surat Keputusan Presiden Nomor 98/p tahun 2019 terkait Peresmian Keanggotaan DPR RI periode 2019-2024.
 
Kursi Parlemen mayoritas dikuasai PDI Perjuangan. Partai berlambang moncong putih itu mendapat 128 kursi.
 
Partai Golkar berada diurutan kedua dengan 85 kursi, Gerindra 78 kursi, NasDem 59 kursi, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 58 kursi, dan Partai Demokrat 54 kursi.
 
Sementara itu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memperoleh 50 kursi, Partai Amanat Nasional (PAN) 44 kursi, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 19 kursi.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif