Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Muktamar IX PPP di Makassar Digelar Sesuai Protokol Covid-19

Nasional partai politik ppp protokol kesehatan
Kautsar Widya Prabowo • 03 November 2020 00:32
Jakarta: Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar Muktamar IX di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada 19-21 Desember 2020. Kegiatan tersebut dipastikan digelar dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. 
 
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PPP Arsul Sani mengatakan salah satu protokol kesehatan yang wajib diterapkan peserta muktamar ialah mengikuti tes usap atau swab test covid-19. Tes dilakukan dalam kurun waktu yang telah ditentukan.
 
"Hasilnya harus negatif dan kita harapkan tiga sampai lima hari mereka melakukan PCR (tes polymerase chain reaction) dan membawa (hasil tes) ke Makassaar," ujar Arsul dalam konferensi pers secara virtual, Senin, 2 November 2020. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, tidak semua agenda muktamar dapat dihadiri secara tatap muka. Peserta dapat mengikuti agenda tersebut secara virtual di hotel yang telah disediakan. 
 
"Memakai masker dan menjaga jarak. Jarak ini nanti di ruangan akan kita buat 1,5-2 meter," tutur dia 
 
Terdapat tiga agenda besar yang dibahas dalam Muktamar IX PPP. Hal ini meliputi penyampain laporan pertanggung jawaban selama periode ini, pembahasan anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) dan posisi PPP dalam lima tahun kedepan, serta pemilihan ketua umum baru. 
 
Baca: PPP Tepis Alami Krisis Kepemimpinan
 
"Dalam putusan muktamar yang menunjukkan bahwa PPP siap melakukan perubahan secara mendasar termasuk melakukan koreksi terhadap hal-hal yang termasuk oleh internal PPP yang keliru," tutu dia. 
 
Wakil Ketua MPR itu menyebut lambang Muktamar IX yang bergambar logo PPP, rumah adat Toraja, serta dibumbui warna merah dan putih, melambangkan kebinekaan. PPP tumbuh sebagai partai islam yang inklusif.  
 
"Kami adalah partai yang memegang teguh konsensus bernegara kita: Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika," jelas dia.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif