Ketua DPR RI Puan Maharani hadiri penyerahan bantuan stimulan penyediaan rumah swadaya individu prasejahtera di Dusun Joho, Desa Giriwono. Istimewa.
Ketua DPR RI Puan Maharani hadiri penyerahan bantuan stimulan penyediaan rumah swadaya individu prasejahtera di Dusun Joho, Desa Giriwono. Istimewa.

Ketua DPR Tekankan Negara Harus Hadir Dalam Penyediaan Rumah Layak Huni

Nasional Bedah Rumah Penyediaan Rumah DPR RI
Juven Martua Sitompul • 27 April 2022 00:06
Jakarta: Ketua DPR Puan Maharani menekankan tugas dan tanggung jawab negara untuk hadir menyediakan tempat tinggal yang layak bagi warga. Rumah merupakan kebutuhan penting untuk keluarga.
 
Puan yang hadir langsung dalam penyerahan stimulan penyediaan rumah swadaya individu prasejahtera di Dusun Joho, Desa Giriwono, Wonogiri, sempat berdialog dengan 150 orang kepala rumah tangga yang mendapatkan bantuan. Total, ada 280 rumah yang menerima bantuan. Setiap rumahnya mendapat bantuan sebesar Rp35 juta dengan target renovasi selama 1 bulan.
 
"Rumah itu harus nyaman dan layak huni. Karena rumah itu tempat keluarga berkumpul, tempat suami istri memulai hidup berkeluarga, tempat anak-anak pertama dididik dan tumbuh," kata Puan melalui keterangan tertulis, Jakarta, Selasa, 26 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Puan, rumah yang tidak layak secara fisik akan memengaruhi kehidupan keluarga. Negara harus hadir dalam penyediaan tempat tinggal.
 
"Karena hak untuk bertempat tinggal warga negara Indonesia disebut jelas dalam UUD 1945," kata Puan.
 
Puan mengatakan aspek rumah layak huni dalam program bantuan renovasi rumah tersebut. Puan berharap renovasi rumah ini bisa menjadikan penghuninya menerapkan gaya hidup sehat.
 
"Seharusnya rumah yang akan dibangun itu adalah rumah yang memang layak huni dengan ventilasi dan sirkulasi udara yang baik. Juga ada air dan listriknya. Nanti kalau sudah selesai, tolong dijaga rumahnya sebaik-baiknya. Tolong dipergunakan dengan sebaik-baiknya dan saya harap bisa bermanfaat bagi Bapak Ibu sekalian sekeluarga," kata Puan.
 
Suyadi salah satu warga Joho Kidul salah yang mendapat bantuan mengaku senang mendapat bantuan tersebut. Selama proses pengerjaan, Suyadi dan keluarga menumpang di rumah saudara terdekatnya.
 
Baca: 5,67 Juta Wong Cilik Butuh Rumah Layak Huni
 
Bagi Suyadi, bantuan ini berkah ramadan. Sebab, selama ini dia dan 6 anggota keluarganya tinggal di rumah yang tidak layak huni.
 
"Renovasi sekitar 1-2 bulan, karena dirombak total. Jadi dibangun dari awal," kata Suyadi.
 
Program bantuan untuk rumah tidak layak huni ini berdasarkan SK Bupati Wonogiri tentang Penetapan Lokasi Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh. Meliputi kawasan Krisak, Gerdu, Giriwono, Bulusulur, Pokoh Kidul, Sendang, Banaran, Wuryorejo, dan Baturetno.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif