Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Peringatan Tragedi Trisakti Disebut Momen Menggugah Semangat Reformasi

Nasional Demonstrasi Mahasiswa Demonstrasi
Candra Yuri Nuralam • 13 Mei 2022 03:05
Jakarta: Peringatan tragedi Trisakti 12 Mei 1988 disebut momen menggugah semangat reformasi. Seluruh pihak diminta menggunakan semangat itu untuk bersiap menghadapi tantangan bangsa.
 
"Khususnya dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan berkeadilan," kata Ketua Umum Ikatan Alumni Trisakti Silmy Karim melalui keterangan tertulis, Kamis, 12 Mei 2022.
 
Hal tersebut disampaikan Silmy saat upacara peringatan 24 tahun Tragedi Trisakti hari ini di Kampus Universitas Trisakti. Silmy mengajak sivitas akademika melanjutkan semangat dan cita-cita mulia pahlawan pejuang reformasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Perjuangan keempat mahasiswa yang gugur ini harus terus dilanjutkan dengan merawat keragaman dan persatuan bangsa," kata dia.
 
Baca: Aktivis Barikade 98 Diharapkan Mengawal Pembangunan
 
Silmy berterima kasih kepada pemerintah dan berbagai pihak atas perhatian kepada keluarga pejuang reformasi. Pemerintah memberikan bintang Jasa Pratama kepada empat mahasiswa Trisakti saat tragedi 12 Mei 1998.
 
Keempatnya yaitu, Elang Mulia Lesmana, Heri Hertanto, Hafidin Royan, dan Hendriawan Sie. Tragedi Trisakti 12 Mei 1998 merupakan sebuah titik yang mengawali runtuhnya Orde Baru dan bangkitnya reformasi. 
 
Peringatan 24 tahun tragedi Trisakti diakhiri pembacaaan doa kepada keempat pejuang reformasi. Kemudian, napak tilas dan tabur bunga di titik tertembaknya para korban pejuang reformasi tersebut dan peletakan karangan bunga di tugu Tragedi Trisakti 12 Mei 1998.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif