Jokowi Heran Dana Kelurahan Diributkan
Presiden Joko Widodo - Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli.
Jakarta: Presiden Joko Widodo heran wacana dana kelurahan diributkan. Dia menekankan kebijakan ini semata-mata untuk menyejahterakan masyarakat. 

"Ini komitmen pemerintah untuk rakyat, harus tahu. Yang prorakyat kayak gini kok malah diurus-urus. Yang tidak efisien yang gampang diselewengkan nah itu yang diurus," kata Jokowi di Indonesia Convention Exhibition, BSD, Tangerang, Banten, Rabu, 24 Oktober 2018. 

Jokowi menegaskan dana kelurahan aspirasi dari para lurah yang disampaikan ke wali kota. Aspirasi itu muncul melihat dana desa yang disalurkan ke pemerintah kabupaten. 


Hal itu juga sudah disuarakan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) kepada Jokowi sejak tiga tahun lalu. Dana kelurahan diperlukan untuk merawat dan membina lingkungan. 

(Baca juga: Jokowi: Hati-Hati Banyak Politikus Sontoloyo)

"Karena di kota itu juga perlu dana untuk membangun selokan, dana untuk membangun jalan di kampung," jelas dia. 

Sementara itu, soal payung hukum dana kelurahan, kata Jokowi, masih membutuhkan persetujuan DPR. "Artinya payung hukumnya ya APBN. Undang-Undang APBN dong. Ini kan stimulan gitu lho," tukas dia. 







(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id