Ilustrasi. Medcom.id.
Ilustrasi. Medcom.id.

PPP Usulkan Ambang Batas Parlemen Cuma 4,5%

Nasional pemilu partai politik
Anggi Tondi Martaon • 04 Februari 2020 11:17
Jakarta: Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani keberatan dengan usulan penaikan ambang batas parlemen dengan persentase tinggi. PPP menilai kenaikan ambang batas parlemen harus dilakukan bertahap.
 
"Dari 4 persen, menjadi 4,5 persen lah," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Selasa, 4 Februari 2020.
 
Menurut Arsul, meningkatkan nilai ambang batas parlemen dengan signifikan berpotensi menghilangkan banyak suara pemilih. Ia menyebut sekitar 20 juta suara hangus dalam Pemilu 2019 akibat adanya ambang batas parlemen 4 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Makin tinggi berarti suara yang dalam tanda kutip hangus itu, akan makin besar pula jumlahnya. Nah ini yang diminta oleh PPP," ucap Wakil Ketua MPR itu.
 
PPP Usulkan Ambang Batas Parlemen Cuma 4,5%
Ketua Fraksi PPP Arsul Sani. Foto: MI/Andri Widiyanto
 
Nilai ambang batas parlemen ditetapkan empat persen pada Pemilu 2019. Kebijakan ini membuat enam partai gagal meloloskan wakilnya ke Senayan. Keenam partai itu ialah Perindo, Hanura, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Garuda, Berkarya, dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
 
Sejumlah partai menyuarakan penaikan ambang batas parlemen dalam Pemilu mendatang. PDI Perjuangan misalnya, menyuarakan ambang batas parlemen ditingkatkan menjadi 5 persen.
 
Partai banteng juga ingin mengubah besaran daerah pemilihan menjadi 3-10 kursi untuk DPRD provinsi dan kabupaten/kota dan 3-8 kursi untuk DPR. Hal ini dinilai bisa menyederhanakan sistem kepartaian.
 
NasDem juga mengusulkan penaikan ambang batas parlemen. Tapi, nominalnya menjadi 7 persen.
 
PKS satu suara dengan PDIP soal angka kenaikan ambang batas parlemen. Sedangkan Golkar, ingin nilai ambang batas parlemen Pemilu mendatang menadi 7,5 persen
 
"Ya kan harus kita hormati karena usulan. Tapi nanti semangat musyawarah mufakatnya saya kira akan berlangsung," ucap Arsul.
 

 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif