PPP Percaya Iriawan Netral
Sekjen PPP Arsul Sani/MI/Mohammad Irfan
Jakarta: Fraksi PPP percaya Penjabat Gubernur Jabar Mochamad Iriawan netral. Sekjen PPP Arsul Sani yakin eks Kapolda Metro Jaya yang masih aktif di Korps Bhayangkara itu bisa bekerja baik.

"Selama Pak Iriawan memenuhi komitmennya untuk netral maka PPP tidak merasa dirugikan," tegas Arsul kepada Medcom.id, Kamis, 21 Juni 2018.
 
Arsul menyadari atensi publik di Pilkada Jabar cukup tinggi. Namun, pelantikan pejabat Polri sebagai pimpinan sementara daerah bukan kali pertama terjadi.

Sebelumnya, Irjen Carlo Brix Tewu pernah menjabat Plt Gubernur Sulawesi Barat pada 2017. "Bisa saja karena Sulbar bukan provinsi besar sehingga soal aspek hukum maupun politiknya tidak jadi perhatian orang," ujar dia.


Baca: PKS Ragukan Netralitas Iriawan

Pelantikan Iriawan menimbulkan polemik. Fraksi Partai NasDem, PKS, Gerindra, dan Demokrat bahkan berencana mengajukan hak angket.

Netralitas Iriawan diragukan karena salah satu kandidat cawagub Jabar, Anthon Charliyan merupakan pensiunan Polri. Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera khawatir Iriawan tak profesional.

Baca: Kemendagri Jamin Netralitas Iriawan

Penunjukan ini menimbulkan prasangka ketidakadilan dalam proses pilkada Jawa Barat karena ada kandidat yang sama institusi," ujar Mardani saat dihubungi, Senin, 18 Juni 2018.

Mardani menjelaskan pemerintah seharusnya meminimalisasi kecurigaan masyarakat maupun elite politik. Suasana bakal lebih kondusif bila Mendagri Tjahjo Kumolo menunjuk figur netral dan negarawan.

Apalagi, Pilkada Jabar merupakan salah satu pusat perhatian publik. Jabar memiliki suara terbanyak pada Pemilu Serentak 2019.

"Jawa Barat itu magnitude politik nasional," tegas dia.



(OJE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id