Jakarta: Anggota DPD Jimly Asshiddiqie menyerahkan sepenuhnya penetapan jadwal pencoblosan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 kepada pengambil keputusan. Namun, dia menyarankan waktu pencoblosan disamakan dengan Pemilu 2019.
"Memang sebaiknya 17 April," kata Jimly di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 4 Oktober 2021.
Eks Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu mengakui ada plus dan minus penyelenggaraan pemungutan suara pada April 2024. Namun, masalah itu dinilai hal biasa pada kontestasi politik.
"Ya selama ini kan begitu. Selama ini kan jalan saja enggak ada masalah (pencoblosan pada April)," ungkap dia.
Baca: April Dinilai Bulan Baik untuk Pemilu Indonesia
Dia ingin Indonesia seperti negara lain terkait waktu pencoblosan. Mereka disebut konsisten menggelar pemungutan suara pemilu pada satu waktu.
"Ditentukan saja, jangan berubah-ubah," ujar senator asal DKI Jakarta itu.
Ada tiga opsi waktu pemungutan suara Pemilu 2024, yakni 21 Februari, 24 April, dan 15 Mei. Semua opsi masih dibahas Komisi II, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan penyelenggara pemilu. Penetapan waktu ditargetkan rampung sebelum reses pada 7 Oktober 2021.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan