Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi. MI/Susanto
Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi. MI/Susanto

Jika Gabung KIB, PKB Tak Boleh Ajukan Syarat

Anggi Tondi Martaon • 23 Mei 2022 12:16
Jakarta: Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tak mempermasalahkan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bergabung dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Namun, partai yang dipimpin Muhaimin Iskandar tersebut tak boleh mengajukan syarat.
 
"Jadi kita tidak ada syarat-syaratnya harus si A, si B jadi capres (calon presiden) untuk gabung koalisi," kata Ketua DPP PPP Achmad Baidowi saat dihubungi, Senin, 23 Mei 2022.
 
Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) itu mengatakan KIB merupakan koalisi bersama. Seluruh anggota KIB sepakat tak mengharuskan pimpinan partainya menjadi capres.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau memang Cak Imin berkeinginan tidak apa-apa gabung, tapi urusan capres nanti kita bisa bicara bersama," ungkap dia.
 
Dia menyampaikan KIB memilih berbagai pertimbangan dalam menetapkan pasangan calon (paslon) capres dan calon wakil presiden. Salah satunya, melihat respons publik terhadap sosok yang akan diusung.
 
"Tentunya melihat dinamika politik yang ada di lapangan," ujar dia.
 
Baca: Airlangga Instruksikan Kader Golkar di Daerah Merangkul PPP dan PAN
 
KIB terdiri dari beberapa koalisi partai politik, yaitu Partai Golkar, PAN, dan PPP. Muhaimin Iskandar menyampaikan ketertarikan gabung dengan KIB. Namun, dia ingin menjadi capres dari KIB.
 
"Kami siap bergabung, asalkan capresnya saya," kata Muhaimin usai acara Doa Bersama Ulama dan Habain Untuk Perdamaian Dunia di Surabaya, Minggu, 22 Mei 2022.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif