Ilustrasi. Foto: MI/Yuniar
Ilustrasi. Foto: MI/Yuniar

Ritel Modern Disebut Banyak Melanggar Aturan Zonasi

Nasional ritel pasar tradisional
Damar Iradat • 23 Januari 2020 15:19
Jakarta: Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Ferry Juliantono menyebut masih banyak ritel modern yang melanggar aturan zonasi. Ritel modern tersebut masih berdiri di samping pasar-pasar tradisional.
 
"Banyak ritel modern yang kemudian berdiri melanggar aturan dari zonasi di aturan tentang zonasi antara ritel modern tidak boleh kurang dari 500 meter," kata Ferry usai bertemu Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 23 Januari 2020.
 
Namun, Ferry menolak menyebut ritel mana yang diduga melakukan pelanggaran tersebut. Ia hanya mengaku telah melaporkan masalah ini ke Jokowi. Politikus Partai Gerindra itu pun menyatakan, sampai saat ini juga belum ada sanksi tegas dari pemerintah terkait hal tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ferry dan sejumlah perwakilan APPSI mengaku telah menyampaikan kepada Jokowi soal keberadaan pasar ini hanya merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 112 Tahun 2007 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern dan Permendag Nomor 53/M-DAG/ PER/12/2008. Menurut dia, aturan tersebut masih belum cukup.
 
"Oleh karena itu, kami bisa mewacanakan untuk membuat rancangan undang-undang tentang pasar," jelasnya.
 
Ferry menambahkan dikotomi pasar tradisional dan modern juga menyulitkan APPSI. Padahal, menurut dia, mereka juga ingin pasar menjadi lebih modern.
 
"Dikotomi ini sekarang seperti seakan-akan menetapkan pedagang pasar rakyat ini menjadi kelas dua, sementara persaingan di lapangan dengan ritel modern itu sekarang sudah semakin (sengit)," tuturnya.
 

(AGA)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif