Jakarta: Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid menyampaikan pihaknya baru mendeklarasi koalisi dengan Gerindra pada Sabtu, 13 Agustus 2022. Diharapkan, deklarasi pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden bersamaan dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).
"Jadi KIB mengumumkan nama, kita mengumumkan nama, kan indah itu," kata Jazilul dalam diskusi virtual, Kamis, 11 Agustus 2022.
Wakil Ketua MPR itu menyampaikan pengumuman deklarasi bersamaan dinilai sesuatu hal yang baru. Biasanya, deklarasi paslon presiden dan wakil presiden dilakukan sendiri-sendiri.
"Nah itu akan lebih seru ketimbang kita ngumumin sendirian, untuk apa?" ungkap dia.
Meski belum mendeklarasikan paslon, anggota Komisi III DPR itu memastikan pihaknya akan mengusung Ketua Umum (Ketum) Gerindra Prabowo Subianto dan Ketum PKB Muhaimin Iskandar. Namun, mereka tak ingin terburu-buru mendeklarasikan kedua tokoh tersebut.
"Diumumkan cepat-cepat untuk apa juga, toh semua orang sudah tahu kalau PKB dan Gerindra bergabung tokohnya tidak akan keluar dari itu (Prabowo dan Muhaimin)," ujar dia.
Jakarta: Wakil Ketua Umum (Waketum)
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid menyampaikan pihaknya baru mendeklarasi koalisi dengan Gerindra pada Sabtu, 13 Agustus 2022. Diharapkan, deklarasi pasangan calon (paslon) presiden dan wakil
presiden bersamaan dengan
Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).
"Jadi KIB mengumumkan nama, kita mengumumkan nama, kan indah itu," kata Jazilul dalam diskusi virtual, Kamis, 11 Agustus 2022.
Wakil Ketua MPR itu menyampaikan pengumuman deklarasi bersamaan dinilai sesuatu hal yang baru. Biasanya, deklarasi paslon presiden dan wakil presiden dilakukan sendiri-sendiri.
"Nah itu akan lebih seru ketimbang kita ngumumin sendirian, untuk apa?" ungkap dia.
Meski belum mendeklarasikan paslon, anggota Komisi III DPR itu memastikan pihaknya akan mengusung Ketua Umum (Ketum) Gerindra Prabowo Subianto dan Ketum PKB Muhaimin Iskandar. Namun, mereka tak ingin terburu-buru mendeklarasikan kedua tokoh tersebut.
"Diumumkan cepat-cepat untuk apa juga,
toh semua orang sudah tahu kalau PKB dan Gerindra bergabung tokohnya tidak akan keluar dari itu (Prabowo dan Muhaimin)," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ADN)