Ilustrasi terorisme. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi terorisme. Medcom.id/M Rizal

Penanganan Terorisme Butuh Pendekatan Beragam

Nasional terorisme
M Sholahadhin Azhar • 11 Agustus 2020 09:36
Jakarta: Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni menegaskan aksi terorisme merupakan kejahatan luar biasa. Penanganan terorisme butuh pendekatan yang beragam.
 
"Bukan hanya masalah keamanan, tapi juga ada aspek psikologis, sosial, ekonomi, dan lain-lain," kata Sahroni di Jakarta, Senin, 10 Agustus 2020.
 
Sahroni menjelaskan kepolisian masih banyak menangani kasus terorisme di Tanah Air. Ia menilai kinerja polisi dalam menangani terorisme sudah sangat baik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya rasa sudah mumpuni, namun apabila pada kasus-kasus tertentu tenaga TNI dibutuhkan, ya oke-oke saja," ujarnya.
 
Sahroni mengaku tak khawatir dengan wacana pemerintah menerbitkan peraturan presiden (perpres) tentang pelibatan TNI dalam penanganan terorisme. Ia juga meyakini tak bakal terjadi singgungan wewenang antara TNI-Polri dalam menangani isu terorisme.
 
"Karena tentunya dalam membuat perpres tersebut, pemerintah sudah melakukan pertimbangan dan meminta masukan dari berbagai pihak secara matang. Jadi enggak akan tumpang tindih lah," tutur legislator Partai NasDem itu.
 
Pemerintah tengah membahas Peraturan Presiden (Perpres) terkait pelibatan TNI dalam mengatasi aksi terorisme. Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menyebut rancangan Perpres terkait hal ini sudah disampaikan ke Menteri Hukum dan HAM (Memkumham) Yasonna Laoly dan DPR.
 
Mahfud menyebut ada sejumlah alasan TNI dilibatkan dalam penanganan terorisme. Salah satunya, tak semua penanganan terorisme bisa dilakukan Polri.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif