NEWSTICKER
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Evi Novida Ginting. Medcom.id
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Evi Novida Ginting. Medcom.id

Evi Anggap Pemecatannya Ancaman bagi KPU

Nasional kpu dkpp
Kautsar Widya Prabowo • 20 Maret 2020 07:15
Jakarta: Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Evi Novida Ginting menyebut penyelenggara pesta demokrasi mestinya mendapat rasa aman dalam bekerja. Penyelenggara pemilu justru tercanam dengan putusan-putusan yang dibuat Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).
 
"(Ini) sebuah bentuk ancaman bagi KPU RI dalam menjalankan tugas-tugas penyelenggaraan pemilu," kata Evi di Jakarta, Kamis, 19 Maret 2020.
 
Evi menyebut pemecatannya bisa saja menjadi preseden buruk. Tidak menutup kemungkinan nasib serupa dialami lima komisoner.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Keputusan DKPP Nomor 317-PKE-DKPP/X/2019 tidak hanya memberhentikan Evi. DKPP memberikan peringatan keras terakhir kepada mereka terkait pelanggaran kode etik.
 
(Baca: KPU Tepis Evi Novida Ubah Suara Caleg di Kalbar)
 
"Penyelenggara pemilu harus bisa bekerja tenang dan tidak selalu merasa terancam untuk dipecat," tegas Evi.
 
DKPP memberhentikan Evi Novida Ginting. Dia terbukti mengintervensi jajaran Komisioner KPU Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) pada penetapan calon legislatif DPRD Kalbar.
 
"Menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada teradu tujuh Evi Novida Ginting selaku anggota KPU RI sejak keputusan ini dibacakan," kata pelaksana tugas (Plt) Ketua DKPP Muhammad saat membacakan putusan di Jakarta, Rabu, 18 Maret 2020.
 
DKPP juga memberi sanksi peringatan keras kepada Ketua KPU, Arief Budiman, dan empat komisioner lain. Presiden Joko Widodo diminta segera memberhentikan Evi.
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif