Jan Pieter Ate (kiri). Foto: ADAM DWI/MI
Jan Pieter Ate (kiri). Foto: ADAM DWI/MI

Indonesia Mampu Produksi Alat Pertahanan dan Keamanan

Nasional pertahanan keamanan
Dian Ihsan Siregar • 21 Februari 2018 02:26
Jakarta: Industri alat perlengkapan pertahanan keamanan (alpalhankam)‎ di Indonesia telah berkembang pesat. Tidak hanya digunakan di dalam negeri, alpalhankam tersebut juga telah diekspor ke negara lain.
 
Ketua Harian Persatuan Industri Pertahanan Swasta Nasional (Pinhantanas), Jan Pieter Ate mengatakan, industri di dalam negeri mampu memproduksi berbagai macam alat pertahanan dan keamanan, mulai dari kapal perang hingga pesawat tanpa awak.
 
"Negara tidak perlu ragu dengan kemampuan produksi dari industri pertahanan swasta. Terbukti, industri pertahanan swasta sudah mampu membuat produk seperti pesawat tanpa awak, kendaraan taktis, kapal perang, hingga bom," kata Pieter dalam keterangan resminya, Selasa, 20 Februari 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, bila produk alpalhankam lokal ini bisa diserap secara optimal oleh pengguna di dalam negeri, maka akan menimbulkan dampak yang besar. Mulai dari penghematan devisa, penyerapan tenaga kerja hingga perkembangan industri. Selain itu, potensi pasar ekspor juga masih banyak yang bisa digali.
 
"Sesungguhnya kita punya kemampuan yang harus kita gunakan supaya devisa negara bisa mengalir ke dalam negeri. Dalam arti penyerapan tenaga kerja dan kebutuhan TNI-Polri hasil karya anak bangsa," terang dia.
 
Untuk ke depannya, dia mengharapkan, swasta bisa menjadi mitra pemerintah, khususnya dalam pembinaan industri pertahanan dan keamanan. "Kami ingin menjadi semacam quality control dan memverifikasi pelaku industri pertahanan dan keamanan," tuturnya.
 
Untuk mengenalkan produksi alpalhankam ke masyarakat, Pinhantanas akan menggelar pameran produk Industri Pertahanan (Indhan) dan Industri Keamanan (Indkam) dalam negeri di Energy Building, Sudirman Central Business District, pada 21 Februari 2018.
 
Sejumlah pemangku kepentingan akan hadir, seperti Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu selaku Dewan Pelindung Pinhantanas, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif