Presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo dan Ma'ruf Amin. ANT/Nova Wahyudi.
Presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo dan Ma'ruf Amin. ANT/Nova Wahyudi.

Menghormati Ibadah, Pelantikan Presiden Diundur

Nasional pelantikan presiden
Whisnu Mardiansyah • 09 Oktober 2019 12:48
Jakarta: Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) memundurkan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden dari pagi menjadi sore hari, Minggu, 20 Oktober 2019. Pengunduran jadwal itu demi menghormati ibadah yang dilaksanakan masyarakat dan juga memberi ruang mereka menikmati hari bebas kendaraan atau car free day.
 
"Kita ingin mengedepankan toleransi. Karena (pelantikan) itu hari libur, Minggu, maka tidak boleh ada rakyat kita yang terganggu dalam beribadah. (Alasan) yang kedua, karena ada car free day," kata Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 9 Oktober 2019.
 
Bamsoet menilai pelantikan yang digelar pagi akan mengganggu aktivitas olahraga warga di area car free day. Jalan protokol juga pasti ditutup karena dilalui tamu negara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita juga memikirkan kelancaran dan keamanan tamu-tamu negara yang terdiri atas perdana menteri, presiden, dan utusan dari negara-negara sahabat," jelas Bamsoet.
 
Pemunduran jadwal ini akan dibahas dalam rapat MPR. Termasuk koordinasi dengan aparat terkait pengamanan Kompleks Parlemen jelang pelantikan 20 Oktober nanti.
 
Politikus Partai Golkar itu menampik pemunduran jadwal karena melihat faktor keamanan. Ia yakin tidak ada demonstrasi besar-besaran pada saat hari H pelantikan presiden.
 
"Saya yakin dan percaya para mahasiswa dan pengujuk rasa lebih mengedepankan kepentingan yang lain. Karena ini menyangkut nama negara, kebesaran image bangsa kita," jelas Bamsoet.
 
Hal yang sama diungkapkan Wakil Ketua MPR Syarief Hasan. Menurutnya, pemunduran jadwal agar semua masyarakat bisa menyaksikan prosesi pelantikan presiden.
 
"Kalau itu dilakukan maka kontribusi secara langsung maupun tidak langsung oleh rakyat terhadap lima tahun ke depan itu akan semakin baik. Itu lah kira-kira latar belakangnya," pungkasnya.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif