Ilustrasi ganja/AFP/Miguel
Ilustrasi ganja/AFP/Miguel

MUI Kaji Potensi Mengeluarkan Fatwa Ganja Medis

Kautsar Widya Prabowo • 27 Juli 2022 04:05
Jakarta: Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) membahas kemungkinan dikeluarkannya fatwa terkait ganja medis. Baik dan buruk ganja tengah ditakar.
 
"Jika itu mudaratnya banyak daripada maslahat, umumnya barang begitu diharamkan. Intinya pada posisi kemaslahatan untuk kemanusiaan bagaimana," ujar Wakil Ketua Umum MUI Marsudi Syuhud disela-sela Milad MUI ke-47, di Golden Ballroom, Jakarta Pusat, Selasa, 26 Juli 2022.
 
Marsudi menjelaskan ganja merupakan barang haram. Namun, banyak tidaknya kemaslahatan ganja sangat menentukan fatwa MUI.
 

Baca: Ganja untuk Medis, Revisi UU Narkotika Masih Terbuka


MUI tengah mendalami penggunaan ganja medis. Termasuk meminta pendapat dari dokter.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ketika tidak ada benda lain yang bisa menggunakannya (untuk medis) maka untuk itu kadar untuk diperbolehkan. Tapi jika masih ada benda benda lain yang halal maka lakukan yang lain," jelasnya.
 
Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menginstruksikan MUI membuat fatwa terkait pengunaan ganja untuk medis. Di Indonesia, penggunaan ganja masih dilarang dengan alasan apapun.
 
"Dalam Al-Qur'an dilarang, masalah kesehatan itu MUI sebagai pengecualian, MUI harus membuat fatwanya, fatwa baru pembolehannya," ujar Ma'ruf di Kantor MUI, Jakarta, Selasa, 28 Juni 2022.

 
(ADN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif