Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy. Foto: MI/Bagus Suryo
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy. Foto: MI/Bagus Suryo

Pemerintah Kebut Distribusi BLT Minyak Goreng Jelang Idulfitri

Nasional Bansos presiden joko widodo menko pmk BLT Minyak Goreng
Theofilus Ifan Sucipto • 17 April 2022 22:34
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan pemerintah bakal mengebut distribusi bantuan sosial (bansos). Bansos tersebut berupa bantuan pangan nontunai (BPNT) dan bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng.
 
“Percepatan distribusi bansos untuk menunjang daya perekonomian masyarakat menjelang hari raya Idulfitri,” kata Muhadjir dalam keterangan tertulis, Minggu, 17 April 2022.
 
Muhadjir menyebut penyaluran BPNT dan BLT dirapel untuk tiga bulan, yaitu dari April hingga Mei 2022. Distribusi dilakukan serentak bulan ini oleh PT Pos Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“BPNT senilai Rp600 ribu atau Rp200 ribu per bulan dan BLT minyak goreng senilai Rp300 ribu atau Rp100 ribu per bulan,” jelas dia.
 
Muhadjir berharap bantuan itu membantu target penerima bantuan. Supaya masyarakat tetap bisa bertahan di tengah tingginya inflasi.
 
“Karena itu segera kita bantu terutama menyambut Idulfitri,” ujar mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.
 
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng untuk masyarakat. Program ini jadi respons atas tingginya harga minyak goreng yang disebabkan lonjakan harga minyak sawit di pasar internasional.
 
"Untuk meringankan beban masyarakat, pemerintah akan memberikan BLT minyak goreng," ujar Jokowi, Minggu, 3 April 2022.
 
Program BLT minyak goreng akan diberikan kepada lebih 20 juta kepala keluarga di seluruh Indonesia. Meliputi masyarakat tidak mampu dan penerima program bantuan-bantuan dari pemerintah.
 
"Bantuan itu akan diberikan kepada 20,5 juta keluarga yang termasuk dalam daftar Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH), serta 2,5 juta PKL yang berjualan makanan gorengan," ungkap Jokowi.
 
(DEV)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif