Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. DOK BPMI Setpres
Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. DOK BPMI Setpres

Pembukaan Mal Terapkan Sistem Gas Rem

Nasional Virus Korona pandemi covid-19 work from home protokol kesehatan PPKM Darurat
Candra Yuri Nuralam • 10 Agustus 2021 14:42
Jakarta: Masyarakat diminta tetap menerapkan protokol kesehatan ketat saat pemerintah menguji coba pembukaan mal. Pemerintah bakal langsung menutup mal bila masyarakat abai dan membuat kasus harian melonjak.
 
"Pada prinsipnya dalam pengambilan kebijakan prinsip gas rem diterapkan dengan mempertimbangkan kondisi terkini," kata juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito kepada Medcom.id, Selasa, 10 Agustus 2021.
 
Wiku mengatakan pemerintah bakal membuka mal di wilayah lain bila uji coba berhasil. Pemerintah tidak akan memberi restu pembukaan mal bila uji coba gagal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kepala daerah diminta memantau perkembangan mal yang diujicoba. Pemerintah daerah (pemda) diminta tegas bila ada mal yang melanggar protokol kesehatan.
 
"Detail per kabupaten atau kota bekerja sama dengan pemda setempat," ujar Wiku.
 
(Baca: Daftar Mal di Jakarta yang Wajibkan Sertifikat Vaksin untuk Pengunjung)
 
Pemerintah memperpanjang kebijakan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali sampai 16 Agustus 2021. Meski diperpanjang pemerintah memberikan kelonggaran berupa pembukaan mal.
 
"Pemerintah akan melakukan uji coba pembukaan secara gradual untuk mal atau pusat perbelanjaan di wilayah dengan level empat dengan memperhatikan implementasi protokol kesehatan," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan dalam telekonferensi di Jakarta, Senin, 9 Agustus 2021.
 
Pembukaan mal cuma boleh di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Semarang. Wilayah lain masih belum boleh.
 
Mal cuma boleh beroperasi dengan maksimal kapasitas 25 persen pengunjung. Lalu, protokol kesehatan harus diperketat. Pengunjung yang boleh masuk harus sudah divaksinasi.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif