Saut Situmorang dalam konferensi pers permintaan maaf di KPK, Senin (9/5/2016). Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Saut Situmorang dalam konferensi pers permintaan maaf di KPK, Senin (9/5/2016). Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

Saut Situmorang Minta Maaf

Wanda Indana, Achmad Zulfikar Fazli • 09 Mei 2016 13:22
medcom.id, Jakarta: Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang meminta maaf soal pernyataannya terkait korupsi dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang berbuntut panjang. Permintaan maaf ditujukan bekas Staf Ahli Kepala Badan Intelijen Negara tersebut kepada HMI.
 
Maaf dilontarkan setelah pernyataan Saut pada sebuah acara talk show di stasiun televisi swasta itu banyak dikecam. Kecaman datang dari tokoh-tokoh yang pernah aktif di HMI. Sebagai petinggi KPK, Saut dianggap mendeskreditkan salah satu organisasi kemahasiswaan terbesar di Tanah Air itu. HMI secara resmi melaporkan Saut ke Polisi atas pernyataan tersebut.
 
"Saya selaku pribadi, tidak bermaksud menyinggung HMI. Saya mohon maaf atas pernyataan saya tersebut," ucap Saut di Gedung KPK, Jalan H. R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/5/2016).

Saut yang sengaja menggelar konferensi pers, meminta publik percaya bahwa pernyataannya bukan untuk menyinggung HMI. Saut pun mengajak HMI untuk dapat bermitra dengan KPK.
 
"Kami percaya HMI, salah satu penggerak aktivis mahasiswa, bisa menjadi mitra KPK," ungkap Saut.
 
Saut Situmorang Minta Maaf
Unjuk rasa HMI terkait pernyataan Saut Situmorang di Banda Aceh, Senin (9/5/2016). Foto: Antara/Ampelsa
 
Pria kelahiran Medan, Sumatera Utara, itu pun memastikan akan bertemu pihak HMI. Hal ini untuk menuntaskan polemik akibat pernyataan Saut.
 
"Kami akan bertemu dengan pimpinan HMI untuk menjalin hubungan yang baik. Saya dari hari Sabtu memang mau minta maaf, dari hati ke hati. Tapi karena banyak pengurus belum di Jakarta, jadi kami lebih awal menyampaikannya," kata Saut.
 
Di media, PB HMI mengecam pernyataan Saut. Seperti diketahui, Saut dalam sebuah acara di stasiun televisi swasta mengaitkan alumni HMI dengan tindakan korupsi.
 
"Kami mengecam keras pernyataan tersebut dan kami menganggap bahwa pernyataan tersebut tidak pantas disampaikan oleh seorang pimpinan KPK," ucap Ketum PB HMI Mulyadi P. Tamsir dalam keterangan tertulis yang diterima Metrotvnews.com, Sabtu 7 Mei 2016.
 
Dia pun meminta dewan penasihat dan komite etik KPK mempertimbangkan kembali kelayakan Saut sebagai pimpinan lembaga antikorupsi. "Untuk itu kami meminta Dewan Penasihat, Komite Etik KPK, dan Komisi III DPR RI untuk meninjau kembali kelayakan dan integritas Saut Situmorang sebagai pimpinan KPK," kata Mulyadi.
 
Hari ini, PB HMI resmi melaporkan Saut ke Bareskrim Polri. Pengacara PB HMI Irvan Pulungan bahkan menginstruksikan seluruh cabang HMI seluruh Indonesia melaporkan Saut ke kepolisian setempat.   
 
Irvan menilai, pernyataan Saut sangat menyakitkan seluruh anggota dan pengurus HMI. Saut tidak pantas mengeluarkan pernyataan yang mendiskreditkan kader HMI.
 
"Dia tidak bisa menggeneralisasi sesuatu. Kalau ada (kader HMI) yang terlibat korupsi itu kan oknum. HMI bukan organisasi yang mendidik kadernya menjadi koruptor. Apalagi dia seorang pejabat publik, tidak pantas lah," tukasnya.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KRI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan