Presiden Joko Widodo. Foto: Antara/Wahyu Putro.
Presiden Joko Widodo. Foto: Antara/Wahyu Putro.

Jokowi Ingin Kecerdasan Buatan untuk Regulasi

Nasional deregulasi kecerdasan buatan
Damar Iradat • 29 November 2019 18:34
Jakarta: Presiden Joko Widodo ingin banyak memanfaatkan kecerdasan buatan (artificial inteligence/AI). Kepala Negara tak hanya berencana menggunakan kecerdasan buatan untuk menggantikan jabatan eselon III dan IV, tapi juga regulasi.
 
"Beliau tidak hanya tertarik untuk memakai AI untuk birokrasi, tetapi juga untuk regulasi, bahkan untuk ibu kota baru beliau mengharapkan yang serupa," kata juru bicara Presiden, Fadjroel Rachman, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 29 November 2019.
 
Jokowi sudah menginstruksikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo untuk membuat peta jalan (roadmap) pemangkasan jabatan eselon III dan IV. Pembuatan roadmap salah satunya terkait penciptaan kecerdasan buatan untuk menggantikan eselon III dan IV.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Roadmap itu juga harus memasukkan ide revolusi digital dan kecerdasan buatan. Impian Jokowi, kata dia, revolusi digital dan kecerdasan buatan juga bisa masuk ke semua lini kegiatan pemerintahan maupun kegiatan masyarakat.
 
"Pak Jokowi bilang melalui digital revolution, melalui AI yang tenaga manusia bisa digantikan lebih cepat. Itu kan yang ditawarkan Pak Jokowi karena beliau ingin kita berpikir out of the box, tetapi memasuki semua inovasi yang ada di luar," jelas dia.
 
Jokowi sebelumnya ingin mengganti jabatan struktural pegawai negeri sipil (PNS) eselon III dan IV di kementerian/lembaga dengan kecerdasan buatan. Jokowi ingin segala sesuatunya dilakukan dengan cepat.
 
Jokowi menuturkan aturan mengenai penggantian tenaga manusia dengan AI bakal masuk dalam konsep omnibus law. Ia memastikan perampingan jabatan eselon dilakukan tahun depan.
 
Perampingan jabatan akan dimulai dengan memangkas jabatan eselon IV lalu berlanjut ke eselon III. "Tahun depan akan kita lakukan pengurangan eselon," kata Jokowi.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif