PPP Pertanyakan Akhlak Berpolitik Lulung
Politikus PPP Arwani Thomafi. Foto: MI/Panca Syurkani
Jakarta: Wakil Ketua Umum PPP Arwani Thomafi mempertanyakan akhlak Abraham Lunggana (Lulung) dalam berpolitik. Sebabnya, Lulung ingin maju ke pemilihan legislatif melalui Partai Amanat Nasional (PAN) tapi belum juga mundur dari PPP.

"Bukan kacang lupa kulit, tapi bagaimana akhlak dia dalam berpolitik," kata Arwani saat dihubungi Medcom.id, Kamis, 19 Juli 2018.

Dia menganggap apa yang dilakukan Lulung saat ini ghosob. Artinya, memanfaatkan milik orang lain tanpa seizin pemilik. Adabnya, Lulung bertemu dengan pimpinan PPP dan mengundurkan diri dengan cara baik.


"Kalau dalam fiqih islam itu ghosob, jadi mestinya dia mundur dari DPRD, mundur dari partai. Ketemu baik-baik dengan pimpinan partai, menyatakan diri secara baik-baik," kata Arwani.

Sikap Lulung, kata dia, berlawanan dengan citra yang sudah ditampilkan. Misalnya, ketika Lulung berbicara tentang relasi politik dengan umat. Ada amanah dari umat yang harus diakomodir dalam kepentingan politik.

Nyatanya, Lulung mempertontonkan etika politik yang buruk. Terbukti dari relasi Lulung dengan tempatnya bernaung yakni PPP.

"Itu akhlak politik Lulung bermasalah, bagaimana berpikir hubungan politik dengan umat, sementara akhlak politiknya begitu. Saya kira Lulung mengaji dulu deh," pungkas Arwani.



(JMS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id