Menteri Budi Karya Sumadi melakukan pengecekan di Bandara Soekarno-Hatta. Branda Antara
Menteri Budi Karya Sumadi melakukan pengecekan di Bandara Soekarno-Hatta. Branda Antara

Menhub Instruksikan Pengetatan Prokes dan Pengecekan Kelaikan Pesawat

Antara • 11 Desember 2021 14:05
Jakarta: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menginstruksikan seluruh pemangku kepentingan di sektor penerbangan mengetatkan protokol kesehatan. Serta melakukan pengecekan kelaikan pesawat (ramp check) di bandara menghadapi masa libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.
 
Dia meminta seluruh pemangku kepentingan di sektor penerbangan, yakni otoritas bandara, operator bandara, maskapai, lembaga navigasi penerbangan, Bea Cukai, imigrasi, karantina, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kemenkes, Satgas, TNI, Polri, dan unsur terkait lainnya, memastikan pengetatan prokes berjalan baik. Sehingga mencegah penyebaran dan meningkatnya kasus covid-19 usai libur Natal dan tahun baru.
 
“Pastikan mereka yang berangkat sudah dua kali vaksin, membawa hasil negatif tes antigen, menggunakan aplikasi PeduliLindungi, memakai masker, menjaga jarak, dan mengikuti ketentuan prokes yang lainnya,” kata Budi saat mengecek Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Sabtu, 11 Desember 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Budi menuturkan pada masa libur Natal dan tahun baru ada kecenderungan jumlah penumpang naik. Saat ini ada 700 pergerakan pesawat take off dan landing per hari dan 4.000 penumpang datang dari luar negeri.
 
Dia juga menyebut perlu antisipasi penambahan tempat karantina agar tidak terjadi penumpukan penumpang. Sebab, terjadi peningkatan jumlah penumpang kedatangan internasional.
 
Budi juga menginstruksikan Ditjen Perhubungan Udara melakukan ramp check pesawat secara masif di bandara-bandara. Kegiatan ramp check merupakan salah satu upaya menegakkan keselamatan.
 
"Karena dalam transportasi, aspek keselamatan adalah yang utama,” tegas dia.
 
Dalam kesempatan tersebut, Budi menyaksikan langsung proses ramp check salah satu pesawat jenis Airbus A330 tujuan Bali. Pesawat dinyatakan laik terbang.
 
Budi didampingi Dirjen Perhubungan Udara Novie Riyanto, Dirut PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin, Dirut Airnav Indonesia Pramintohadi Sukarno, dan sejumlah pejabat terkait.
 
Baca: Jurus Kemenhub Antisipasi Mobilitas 11 Juta Warga Saat Nataru
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif