Jakarta: Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) menggelontorkan anggaran hingga triliunan rupiah pada 2023. Dana itu akan dipakai untuk memperkuat ketahanan kesehatan.
"Tahun ini BPJS akan mengalokasikan Rp9 triliun untuk program skrining untuk menjaga agar masyarakat tetap sehat," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan tertulis, Kamis, 9 Maret 2023.
Budi mengatakan puskesmas bakal menjadi ujung tombak untuk mewujudkan hal tersebut. Sehingga perlu integrasi layanan primer guna mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat.
"Integrasi layanan primer dilakukan mulai dari edukasi penduduk dan tokoh masyarakat pada tahap pertama," ujar mantan Wakil Menteri BUMN itu.
Budi menyebut tahap kedua ialah penambahan imunisasi rutin sebagai upaya pencegahan primer. Sedangkan tahap ketiga mencakup skrining 14 penyakit dengan kematian tertinggi.
"Serta peningkatan kapasitas dan kapabilitas via revitalisasi jejaring, standardisasi layanan di puskesmas, posyandu, dan kunjungan ke rumah di tahap keempat," jelas dia.
Budi menegaskan seluruh ikhtiar penguatan kesehatan harus bermutu. Kemudian, mudah diakses masyarakat sehingga bisa ditangani sebelum kadung parah.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id.
Jakarta: Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (
BPJS) menggelontorkan anggaran hingga triliunan rupiah pada 2023. Dana itu akan dipakai untuk memperkuat ketahanan kesehatan.
"Tahun ini BPJS akan mengalokasikan Rp9 triliun untuk program skrining untuk menjaga agar masyarakat tetap sehat," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan tertulis, Kamis, 9 Maret 2023.
Budi mengatakan puskesmas bakal menjadi ujung tombak untuk mewujudkan hal tersebut. Sehingga perlu integrasi layanan primer guna mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat.
"Integrasi layanan primer dilakukan mulai dari edukasi penduduk dan tokoh masyarakat pada tahap pertama," ujar mantan Wakil Menteri BUMN itu.
Budi menyebut tahap kedua ialah penambahan
imunisasi rutin sebagai upaya pencegahan primer. Sedangkan tahap ketiga mencakup skrining 14 penyakit dengan kematian tertinggi.
"Serta peningkatan kapasitas dan kapabilitas via revitalisasi jejaring, standardisasi layanan di puskesmas, posyandu, dan kunjungan ke rumah di tahap keempat," jelas dia.
Budi menegaskan seluruh ikhtiar penguatan kesehatan harus bermutu. Kemudian, mudah diakses masyarakat sehingga bisa ditangani sebelum kadung parah.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AGA)