Jakarta: Universitas Indonesia melalui Liga Tari Mahasiswa UI Krida Budaya kembali menghadirkan sebuah karya seni pertunjukan bertajuk “TARUKA : Asal Namo Minangkabau”, sebuah pagelaran sendratari yang mengangkat kisah legenda asal-usul nama Minangkabau melalui perpaduan seni tari, musik tradisional, dramatik panggung, dan visual artistik yang memukau.
Mengusung semangat pelestarian budaya Nusantara, pagelaran ini menjadi ruang eksplorasi artistik mahasiswa dalam menghadirkan kembali nilai-nilai budaya Minangkabau yang kaya akan filosofi, adat, serta identitas masyarakat Ranah Minang. Melalui gerak, irama, dan alur dramatik pertunjukan, “TARUKA” membawa penonton menyelami perjalanan sejarah dan makna di balik lahirnya nama Minangkabau yang diwariskan secara turun-temurun.
Balutan seni sendratari dalam pertunjukan ini dikemas secara modern tanpa meninggalkan akar budaya aslinya. Setiap elemen pertunjukan dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang emosional, megah, sekaligus reflektif bagi para penonton. Koreografi yang dinamis dipadukan dengan tata cahaya, tata artistik, serta musik tradisional Minang menciptakan atmosfer panggung yang hidup dan penuh makna.
Sebagai bagian dari pengembangan riset budaya dan kreativitas mahasiswa, “TARUKA : Asal Namo Minangkabau” turut menghadirkan ragam unsur budaya Minangkabau yang terinspirasi dari Tari Naiak Padi, Randai, Tari Sabalah, dan Tari Indang Piring. Keempat unsur tersebut menjadi representasi nilai kebersamaan, ketangkasan, rasa syukur, serta semangat masyarakat Minang yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Sebagai unit kegiatan mahasiswa yang aktif dalam pelestarian seni tari dan musik tradisional Indonesia, Liga Tari Mahasiswa UI Krida Budaya terus berkomitmen menghadirkan karya-karya yang tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga media edukasi budaya bagi generasi muda. Melalui pagelaran ini, Krida Budaya berharap masyarakat dapat semakin mengenal, mencintai, dan bangga terhadap keberagaman budaya Indonesia.
“TARUKA : Asal Namo Minangkabau” menjadi bukti bahwa seni tradisi mampu terus hidup, berkembang, dan relevan di tengah era modern melalui semangat kolaborasi, kreativitas, dan kecintaan generasi muda terhadap budaya Nusantara.
Jakarta:
Universitas Indonesia melalui Liga Tari Mahasiswa UI Krida Budaya kembali menghadirkan sebuah karya seni pertunjukan bertajuk “TARUKA : Asal Namo Minangkabau”, sebuah pagelaran sendratari yang mengangkat kisah legenda asal-usul nama Minangkabau melalui perpaduan seni tari, musik tradisional, dramatik panggung, dan visual artistik yang memukau.
Mengusung semangat pelestarian budaya Nusantara, pagelaran ini menjadi ruang eksplorasi artistik mahasiswa dalam menghadirkan kembali nilai-nilai budaya Minangkabau yang kaya akan filosofi, adat, serta identitas masyarakat Ranah Minang. Melalui gerak, irama, dan alur dramatik pertunjukan, “TARUKA” membawa penonton menyelami perjalanan sejarah dan makna di balik lahirnya nama Minangkabau yang diwariskan secara turun-temurun.
Balutan seni sendratari dalam pertunjukan ini dikemas secara modern tanpa meninggalkan akar budaya aslinya. Setiap elemen pertunjukan dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang emosional, megah, sekaligus reflektif bagi para penonton. Koreografi yang dinamis dipadukan dengan tata cahaya, tata artistik, serta musik tradisional Minang menciptakan atmosfer panggung yang hidup dan penuh makna.
Sebagai bagian dari pengembangan riset budaya dan kreativitas mahasiswa, “TARUKA : Asal Namo Minangkabau” turut menghadirkan ragam unsur budaya Minangkabau yang terinspirasi dari Tari Naiak Padi, Randai, Tari Sabalah, dan Tari Indang Piring. Keempat unsur tersebut menjadi representasi nilai kebersamaan, ketangkasan, rasa syukur, serta semangat masyarakat Minang yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Sebagai unit kegiatan mahasiswa yang aktif dalam pelestarian seni tari dan musik tradisional Indonesia,
Liga Tari Mahasiswa UI Krida Budaya terus berkomitmen menghadirkan karya-karya yang tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga media edukasi budaya bagi generasi muda. Melalui pagelaran ini, Krida Budaya berharap masyarakat dapat semakin mengenal, mencintai, dan bangga terhadap keberagaman budaya Indonesia.
“TARUKA : Asal Namo Minangkabau” menjadi bukti bahwa seni tradisi mampu terus hidup, berkembang, dan relevan di tengah era modern melalui semangat kolaborasi, kreativitas, dan kecintaan generasi muda terhadap budaya Nusantara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)